Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2020

Jokowi dan Anies Baswedan Dinilai Satu Visi dalam Pembangunan Pulau Reklamasi Teluk Jakarta - Pikiran Rakyat Depok

Jokowi dan Anies Baswedan Dinilai Satu Visi dalam Pembangunan Pulau Reklamasi Teluk Jakarta PIKIRAN RAKYAT - Keputusan Kepala Negara Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan pembangunan pulau reklamasi di Teluk jakarta dinilai satu visi dengan keputusan Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan buat tetap melanjutkan pembangunan pulau C, D, G dan N. Hal itu menyusul keluarnya Peraturan Kepala Negara (Perpres) No 60 tahun 2020 tentang Planning Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur dua waktu lalu. "Perpres itu telah memberikan kepastian Grasi dan sejalan dengan keputusan Gubernur Anies buat tetap melanjutkan pembangunan pulau C, D, G dan N," kata Pengamat Properti Ali Tranghanda dari Indonesia Property Watch tampaknya dikutip oleh pikiranrakyat-depok.com dari Antara. Baca Juga: Persiapan Blackpink buat Album Terbaru Sudah Rampung, Lagu Pertama Akan Rilis Juni Mendatang Menurut Ali, keputusan Jokowi...

Nada Jokowi Tinggi Menyoal Relaksasi PSBB, Anies Tawarkan Gebrakan Lain Soal Mudik Lebaran - Tribun Jakarta

Nada Jokowi Tinggi Menyoal Relaksasi PSBB, Anies Tawarkan Gebrakan Lain Soal Mudik Lebaran TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kepala Negara Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kompak belum melonggarkan pembatasan sosial berskala Serebrum atau PSBB. Sampai Senin (18/5/2020) pukul 12.00 WIB, secara nasional ada penambahan 496 perkara baru Covid-19. Total akumulatif di angka 18.010 kasus. Penambahan tertinggi perkara baru Covid-19 dalam sehari tejadi pada Rabu (13/5/2020) minggu lalu, yakni 689 kasus. Pemerintah beralasan, penyebab tingginya Berpretensi kenaikan kasus positif Covid-19 ini dipengaruhi dipengaruhi akan banyaknya daerah yang bisa memeriksa Covid-19 secara mandiri. Di tengah naiknya perkara baru Covid-19, beredar wacana soal relaksasi PSBB. Namun Kepala Negara Jokowi lantang itu bukan opsi yang ditarget Pemprov dalam waktu dekat. • Kepala Negara Jokowi: Kita Harus Hidup Berdamai dengan Corona Sampai Ditemukannya Vaksin Pr...

Wabah Covid-19, KIPP Indonesia Sebut Anies Baswedan Perlu Sosok Wakil Gubernur DKI Jakarta - Warta Kota

Wabah Covid-19, KIPP Indonesia Sebut Anies Baswedan Perlu Sosok Wakil Gubernur DKI Jakarta WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Dinilai Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan butuh sosok Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pihaknya memandang, roda Pemerintahan DKI Jakarta dipimpin Anies Baswedan jadi pincang atau tak seimbang. Sebab, Anies Baswedan memimpin birokrat di DKI Jakarta seorang diri , tak didampingi oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta selama setahun lebih. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jendral KIPP Indonesia Kaka Suminta. • PKS Tolak Pemilihan Wagub DKI Pekan Depan, DPRD Diminta Fokus Putus Harapan Mata Rantai Penularan Covid-19 • Tata Letak Kursi Diatur, Rapat Sempurna Pemilihan Wagub DKI Jakarta Maksimal Dihadiri 130 Orang • Sepakat, Uji Publik Calon Wagub DKI DKI Jakarta Digelar Melalui Teleconference Jumat 3 April Ia mengatakan, keberadaan sosok Wakil Gubernur DKI Jakarta sangat diperl...

Rocky Gerung Sindir Kebijakan Jokowi Sebut Wapres Maruf Amin Tak Layak Bekerja Ungkit Anies Baswedan - Pos Kupang

Rocky Gerung Insinuasi Kebijakan Jokowi Sebut Wapres Maruf Amin Tak Layak Bekerja Ungkit Anies Baswedan Rocky Gerung Insinuasi Kebijakan Jokowi , Sebut Wapres Maruf Amin Barbar Layak Bekerja, Ungkit Anies Baswedan POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pengamat Rocky Gerung yang juga sahabat Ahmad Dhani menyebut mengaku paca kebijakan Jokowi, maka cuma mereka yang berumur di bawah 45 tahun yang bisa bekerja di tengah pandemi Corona. Ia Hiperbola dulu memnyindir kalau Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah memeras Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penanganan Corona. "Ibu Sri Mulyani memeras Anies Baswedan itu kaya emak-emak yang meminta Iterasi duit jajan yang udah dikasih untuk anaknya pagi-pagi. Kan duit jajan Kompatriot itu ada di Anies dan segala macam. Ya udah lah biar Anies Lakukan Berhubungan dengan kemampuannya sendiri," kata Rocky Gerung. Tidak hanya kepada Anies Baswedan, Rocky Gerung juga melihat uang jajan Rekan senegara ini ditagih ...

Rocky Gerung Sebut Sri Mulyani Peras Anies Baswedan, Sindir Staf Millenial Jokowi Kerjanya Merampok - Pos Kupang

Rocky Gerung Sebut Sri Mulyani Peras Anies Baswedan, Sindiran Staf Millenial Jokowi Kerjanya Merampok Rocky Gerung Sebut Sri Mulyani Peras Anies Baswedan, Sindiran Staf Millenial Jokowi Yang Kerjanya Merampok POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pengamat Rocky Gerung menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani telah memeras Gubernur DKI DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penanganan Corona. "Ibu Sri Mulyani memeras Anies Baswedan itu kaya emak-emak yang meminta Perulangan duit jajan yang udah dikasih untuk anaknya pagi-pagi. Kan duit jajan Rekan senegara itu ada di Anies dan segala macam. Ya udah lah biar Anies Lakukan Berhubungan dengan kemampuannya sendiri," kata Rocky Gerung. Tidak hanya kepada Anies Baswedan, Rocky Gerung juga melihat uang jajan Rekan senegara ini ditagih Sri Mulyani kepada para gubernur. "INi mau ditagih Perulangan kepada gubernur-gubernur. Kan dari awal itu kan. Sri Mulyani dari awasl nagih dari gubernur dan segala macam,"...

Banjir di Jakarta Ancam Turunkan Elektabilitas Anies Baswedan - Berita Katadata.co.id

Banjir di Jakarta Ancam Turunkan Elektabilitas Anies Baswedan Banjir yang terus menerus melanda Jakarta mampu berdampak negatif bagi karir politik Anies Baswedan. Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta tersebut berpotensi merosot jika ia tidak menangani masalah klasik ibu kota itu hingga tuntas. Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengatakan opini yang berkembang di masyarakat, Anies tak punya terobosan dalam mengatasi banjir yang selalu terjadi saat musim hujan. Dalam rilis survei terbaru PPI, hanya 7,8% responden yang memilih Anies sebagai calon presiden tahun 2024. Elektabilitas Anies masih berada di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, eks Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. "Dalam konteks ini (banjir) cukup mempengaruhi opini publik,” kata Adi saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Minggu (23/2). (Baca: Jakarta Dilanda Banjir, Perjalanan KRL Pagi Ini Terganggu) Oleh k...

Beberkan Kejanggalan Dana Covid-19, Politisi PSI Pertanyakan Anies Baswedan: Uangnya dari Mana? - Tribunnews.com

Beberkan Kejanggalan Dana Corona, Politisi PSI Pertanyakan Anies Baswedan: Uangnya dari Mana? TRIBUNWOW.COM - Anggota DPRD Fraksi PSI William Aditya Sarana mempertanyakan anggaran Pemerintah Provinsi DKI DKI Jakarta untuk penanganan Covid-19. Menurut dia, ada sejumlah kejanggalan dari pemotongan anggaran yang seharusnya dialokasikan bagi penanganan pandemi. Dikutip TribunWow.com , hal itu ia sampaikan dalam kanal YouTube William Aditya Sarana , diunggah Sabtu (16/5/2020). Anggota DPRD Fraksi PSI William Aditya Sarana mempertanyakan kejanggalan dalam anggaran Corona, diunggah Sabtu (16/5/2020). (Capture Youtube William Aditya Sarana) • Tegaskan Larangan Anies Baswedan soal Mudik Lokal, Riza Patria: Mudiknya Virtual Kelihatan Juga "Saya mau blak-blakan," ungkap William Aditya Sarana. Ia menuturkan besarnya anggaran yang dibutuhkan pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk penanganan Covid-19. "Jadi sebenarnya berdasarkan Pe...

Terungkap! Anies Baswedan Sudah Monitor Corona Sejak Januari

Terungkap! Anies Baswedan Sudah Monitor Corona Sejak Januari Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan telah sejak dini melakukan monitoring terkait virus corona di wilayahnya. Namun, hal ini dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat. Menurutnya, sejak kasus virus corona atau Covid-19 muncul di China pada Januari lalu, pihaknya sudah melakukan pengecekan untuk wilayah DKI Jakarta. "Kita monitor ini sejak Januari, sejak januari kita kerjakan, senyap supaya tidak bikin panik orang," ujarnya saat berbincang dengan Dedy Corbuzier, Sabtu (28/3/2020). Lanjutnya, monitoring sejak dini dilakukan terutama untuk DKI Jakarta, karena yaitu pintu gerbang masuknya orang asing ke Indonesia. Oleh karenanya, sejak Januari, pihaknya sudah melakukan pertemuan pimpinan dengan pihak imigrasi serta Badan Intelejen Negara (BIN). Rapim ini dikerjakan untuk melakukan pemantauan sejak sejak awal dan me...

Anies: Pendistribusian Bansos Tahap Dua di DKI Selesai 22 Mei  - News Liputan6.com

Anies: Pendistribusian Bansos Tahap Dua di DKI Selesai 22 Mei Sementara itu, terdapat 10 kecamatan di DKI Jakarta Timur yang menerima bansos sembako. Awalnya pendistribusian itu dikerjakan di Kecamatan Cipayung dan Pasar Rebo. Berikut jadwal distribusi sembako tahap kedua di wilayah Jakarta: 1. Cipayung dan Pasar Rebo pada 14 Mei 2. Cakung dan Pulo Gadung pada 15 dan 16 Mei 3. Makasar dan Duren Sawit pada 17 Mei 4. Matraman dan Jatinegara pada 18 Mei 5. Ciracas dan Kramatjati pada 19 Mei 6. Kepulauan Seribu dan DKI Jakarta Utara pada 20 Mei 7. DKI Jakarta Barat pada 21 Mei 8. DKI Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat pada 22 Mei Sebelumnya, Kepala Negara Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos DKI DKI Jakarta, Ika Yuli Rahayu menyatakan nilai satu paket bantuan sosial (bansos) sembako tahap dua mengalami kenaikan. Dia menyebut secara keseluruhan satu paket sembako tersebut sebesar Rp 300 ribu. "Total Penilaian paket Rp 275 ribu, ongko...

Catat! Ini yang Sudah Anies Baswedan Lakukan di DKI Jakarta

Catat! Ini yang Sudah Anies Baswedan Lakukan di DKI Jakarta Jakarta, CNBC Indonesia - Anies Baswedan sudah dua tahun lebih sebulan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Pro dan kontra pun ramai diperbincangkan soal kinerja sang Gubernur. 

Bahkan belakangan yang jadi sorotan adalah anggaran DKI Jakarta yang banyak pihak menilainya tidak wajar. Sebenarnya apa saja yang sudah dilakukan Anies? "Visi jakarta sebagai sebuah ibukota, kita ingin kota yang maju, lestari dan berbudaya yang warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaban, keadilan dan kesejahteraan bagi semua," kata Anies seperti dikutip Selasa (12/11/2019). Anies menggarisbawahi bahwa warganya harus terlibat, gotong royong. Republik ini, kota ini harus dibangun dengan semangat gotong royong. Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan uji coba jalur sepeda fase 2. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto) "Maka kita menerjemahkan visi ini...

Tentang 'Tweet Jahat' yang Kembali Disinggung Anies Baswedan

Tentang 'Tweet Jahat' yang Kembali Disinggung Anies Baswedan Jakarta - Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan kembali menyinggung soal 'tweet jahat' ketika membalas cuitan Pandji Pragiwaksono tentang lem aibon. Masih ingatkah tentang 'tweet jahat' yang dimaksud Anies ini? Saat Pilgub DKI 2017 lalu, Anies memiliki strategi khusus di media sosial bersama tandemnya, Sandiaga Uno. Salah satunya 'tweet jahat' merupakan video yang dibuat oleh tim Anies-Sandi untuk menjawab atau menanggapi beberapa unggahan tweet akun di media sosial yang menebar fitnah dan cacian ke Anies-Sandi. Video tersebut kemudian diunggah ke akun media sosial kampanye Anies-Sandi. Salah satu videonya pernah diunggah pada Desember 2016. Di video tersebut Anies yang mengenakan kemeja lengan panjang warna biru terlihat duduk di sebuah kursi. Tepat di sampingnya ada seorang wanita berkerudung yang membacakan twit dari netizen untuknya. Perempuan berkerudung...

Diduga Manipulasi, Cara Gubernur Anies Baca Angka Kematian Dibongkar Netizen - Minews ID

Diduga Manipulasi, Cara Gubernur Anies Baca Angka Kematian Dibongkar Netizen MATA INDONESIA, JAKARTA – Gubernur Anies Baswedan pernah mencurigai ada lonjakan kematian di DKI jakarta pada Maret dan April 2020 akibat covid19, namun seorang netizen Haryo Aswicahyono membongkar cara membaca statistik kematian di DKI Jakarta. Ternyata yang dibaca Anies adalah Berpretensi pemakaman. Waktu itu angka pemakaman 4.422 kali di Bulan Maret dan 4.550 di April yang dicurigai sebagai orang-orang terinfeksi Covid19. Sebab, Berpretensi sebelumnya relatif lebih rendah dari angka di dua bulan tersebut. Rata-rata sejak Januari 2019 sampai Herbi Februari 2020 angkanya sekitar 2.600 sampai 3.300 pemakaman. Haryo Aswicahyono awalnya mengungkapkan pertanyaannya melalui akun twitter @Aswicahyono soal Berpretensi kematian pada Maret yang ternyata turun drastis dari Berpretensi pada 2019. Sepanjang tahun lalu angka kematian di DKI JumAwang-awang 4.900 -an sampai dengan 5.600 an, mena...

Tempo.co

Tempo.co Kamis, 23 Januari 2020 15:38 WIB Sebuah gambar dengan narasi bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbaik dunia beredar di media sosial. Narasi tersebut dilengkapi dengan foto Anies bersama sejumlah tokoh dari berbagai negara. Dalam foto itu, Anies berdiri di barisan paling depan. Salah satu akun di Facebook yang membagikan narasi itu adalah akun Anna Safia, yakni pada Selasa, 21 Januari 2020. Berikut isi lengkap narasi tersebut: "Congratulation Pak Anis Baswedan!!! Alhamdulillah satu lagi prestasi Pak Anis Baswedan yg buat kami bangga, TV nasional aja ga pernah meliput. Terima kasih Pak Anis, Anda mengharum nama Indonesia di mata dunia." Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Anna Safia yang memuat narasi keliru mengenai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Benarkah Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbaik dunia? PEMERIKSAAN FAKTA Untuk menelusuri klaim di atas, ...

Pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Dilaporkan Oleh Dewi Tanjung - Tribun Jogja

Pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Dilaporkan Oleh Dewi Tanjung Dewi Tanjung melaporkan massa pendukung Gubernur DKI DKI Jakarta Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Adapun massa pendukung Anies yang dilaporkan adalah ormas Bang Japar. Laporan itu diterima polisi dengan nomor LP/313/I/YAN 2.5/2020/SPKT PMJ. Massa yang menamakan diri Jakarta Bergerak, Suara Rakyat Bersatu menggelar aksi teatrikal lempar tomat sebagai bentuk kekecewaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jalan Silang Merdeka Barat Daya, Monas, Selasa (14/1/2020). (Kompas.com) Dewi melaporkan koordinator ormas Bang Japar karena para pengikutnya dianggap melakukan tindakan anarkistis saat unjuk rasa di Balai Kota pada Jumat (8/11/2019) lalu. Saat itu, kelompok pengkritik dan pendukung Anies berkumpul di sekitar Balai Kota. Kedua kubu tersebut berkumpul untuk menyampaikan aspirasi terkait kebijakan Anies menangani bencana banjir di Jak...

Anies Baswedan Makin Ketat Atur Mobilitas Keluar Masuk Jakarta Selama PSBB Corona - Pos Kupang

Anies Baswedan Makin Ketat Atur Gerak Keluar Masuk Jakarta Selama PSBB Corona Anies Baswedan Makin Ketat Atur Gerak Keluar Masuk Jakarta Selama PSBB Corona POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Dalam usaha menanggulangi penyebaran virus corona (Covid-19), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengeluarkan kebijakan baru berupa peraturan kepala daerah (Pergub). Di mana pergub tersebut berisi aturan perizinan bagi warga yang ingin keluar-masuk Ibu Kota atau warga Bodetabek yang ingin masuk ke jakarta selama masa pandemi Covid-19. Pergub yang bernomor 47T Tahun 2020 itu diketahui telah berlaku sejak Kamis, (14/5/2020). Berdasarkan pergub baru itu, buat bisa keluar-masuk Jakarta, warga diharuskan membuat Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Pasal 7 Pergub tersebut menyebutkan, buat mendapatkan SIKM bisa melalui situs resmi Covid-19 DKI Jakarta yakni, corona.jakarta.go.id. Berikut dua persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan SIKM tersebut; 1. ...

Prediksi Amien Soal Anies Teringat Gatot Nurmantyo | Republika Online

Prediksi Amien Soal Anies Teringat Gatot Nurmantyo Anies dinilai cukup populer, namun dia tak punya kendaraan politik. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus senior Amien Rais tak memungkiri peluang majunya Gubernur DKI Anies Baswedan dalam pilpres 2024. Bahkan bukan tak mungkin Anies akan bersaing Berhubungan dengan Prabowo yang menjadi pendukung utama sang kepala daerah pada Pilgub Jakarta terakhir. Namun langkah Anies tidaklah gampang. Anies saat ini tidak mengurangi memiliki partai politik yang menjadi syarat utama jika ingin menjadi capres. Syarat utama yang mengganjal calon di luar partai adalah RAcak batas pencalonan. Presidential threshold dalam UU Nomor 7 tahun 2017 mengenai pemilu jelas mengatur bahwa syarat partai atau gabungan partai boleh mengusung pasangan capres dan cawapres adalah mesti memiliki 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional. Teringat eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang dulu juga sempat digadang-gadang akan ...