Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2020

Fakta Baru Pasien Covid-19 di Jakarta Diungkap Anies Baswedan; Pelajar SMA dan Mahasiswa Paling Banyak - Semua Halaman - Grid Health

Fakta Baru Pasien Corona di Jakarta Diungkap Anies Baswedan; Pelajar SMA dan Mahasiswa Paling Poly - Semua Halaman GridHEALTH.id - Fakta terbaru virus corona (Covid-19) di Ibu Kota kembali diungkap Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan. Dimana menurut Anies Baswedan diwilayahnya itu pelajar SMA dan mahasiswa paling banyak terpapar Covid-19. Namun mereka yang terpapar tersebut menambah menunjukan gejala terinfeksi Covid-19 alias kelompok Orang Tanpa Gejala (OTG) Hal itu disampaikan segera diungkapkan oleh Anies Baswedan dalam video rapat pimpinan pembukaan sekolah yang diunggah di akun YouTube pemerintah provinsi DKI, Kamis (14/5/2020). "Mereka pergaulannya luas, intensif, dan dari statistiknya memperlihatkan mereka yang paling banyak terpapar, dan sebagian dari mereka terpapar sehat walafiat," ujar Anies Baswedan. Baca Juga: MUI Keluarkan Fatwa Salat Idul Fitri DKI Pandemi Covid-19 Baca Juga: Seorang Dukun dan 10 Pasien Lain Dibuat ...

Suasana Saat Anies Baswedan Didatangi 'Kembarannya' di Balai Kota

Suasana Saat Anies Baswedan Didatangi 'Kembarannya' di Balai Kota Wonosobo - Harapan Wasil Afin warga Jaraksari, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah untuk ketemu langsung dengan Gubernur DKI DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya terwujud. Pria yang setiap harinya bekerja sebagai penjual nasi goreng ini mendadak viral lantaran memiliki wajah mirip dengan Anies Baswedan. Pertemuannya Berhubungan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terjadi pada Rabu (11/3) kemarin. "Akhirnya bisa bertemu langsung Berhubungan dengan Pak Anies. Kebetulan kemarin saya ada acara ke Jakarta kemudian menyempatkan ke Balai Kota (DKI). Dan alhamdulillah diterima dengan baik," kata Afin saat dihubungi detikcom , Kamis (12/3/2020). Meski pertemuannya hanya berlangsung sekitar 30 menit, namun Afin mengaku sangat berkesan. Mulai dari duduk di kursi kerjanya Anies Baswedan hingga diberi kenang-kenangan topi Gubernur DKI Jakarta. "Saya memang orangnya spontanitas....

Institusi Nadiem Makarim Yakin Tak Lagi Belajar dari Rumah, Anies Baswedan Punya Skema Berbeda - Tribun Kaltim

Institusi Nadiem Makarim Konfiden Tak Lagi Belajar dari Rumah, Anies Baswedan Punya Skema Berbeda TRIBUNKALTIM.CO - Institusi Nadiem Makarim, Kemendikbud percaya siswa tak lagi Belajar dari Rumah pada bulan Juli, Anies Baswedan milik Skema berbeda di Jakarta saat tahun ajaran baru. Kabar terbaru dari Kemendikbud terkait tahun ajaran baru. Institusi pimpinan Nadiem Makarim ini tak akan mengunudurkan tahun ajaran baru, meskipun saat ini masih pandemi Virus Corona. Bahkan Kemendikbud percaya siswa tak lagi Belajar dari Rumah pada bulan Juli 2020. • Besaran THR yang Diterima PNS, Polri dan TNI Hari Ini, Jumlahnya Berkurang Dibanding Tahun Kemarin • Klaim Luhut Soal Pelonggaran PSBB, Mungkin Diterapkan di DPD Ini, Moeldoko Tegas Tak Bisa Asal • Anak Buah Nadiem Makarim Pastikan Tahun Ajaran Baru tak Diundur, Sekolah Mulai Dibuka Bulan Juli Namun Gubernur DKI Anies Baswedan milik Skema yang berbeda terkait kegiatan belajar mengajar d...

Jakarta Banjir, Ini 9 Poin Arahan Gubernur Anies Baswedan

Jakarta Banjir, Ini 9 Poin Arahan Gubernur Anies Baswedan Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sejumlah arahan kepada seluruh jajarannya. Dia meminta jajaran turun segera membantu masyarakat yang terdampak banjir. "Kembali saya instruksikan agar segala jajaran turun tangan membantu penanganan banjir, hadir membantu masyarakat," kata Anies dalam keterangan resminya, Selasa (25/2/2020). Anies menuturkan dua malam lalu Jakarta dan sekitarnya dilanda hujan ekstrem. Malam hingga dini hari tadi, Jakarta kembali dilanda hujan lebih lebat, lebih lama dan lebih merata. "Dampaknya telah terlihat di banyak wilayah pagi ini," ujarnya. Ada 9 poin yang menjadi arahan Anies ke jajarannya. Berikut arahan itu: 1. Siapkan evakuasi warga terdampak. Pastikan tempat-tempat pengungsian segera siap. Kantor-kantor milik pemprov segera disiapkan sebagai tempat pengungsian. 2. Siapkan dapur umum, pos kesehatan, tenaga kesehatan, obat-oba...

Jelang Idul Fitri, Warga Jakarta Dilarang Takbiran Keliling saat PSBB, Anies Baswedan Siapkan Denda - Tribun Kaltim

Jelang Idul Fitri, Warga DKI Jakarta Dilarang Takbiran Keliling saat PSBB, Anies Baswedan Siapkan Denda TRIBUNKALTIM.CO - Jelang Idul Fitri1441 H, Wwarga DKI Jakarta dilarang Takbiran keliling saat PSBB, Anies Baswedan siapkan denda. Hari Raya Idul Fitri1441 H bakal dirayakan masyarakat DKI Jakarta dengna kondisi berbeda. Warga Jakarta tak boleh leluasa merayakan Idul Fitri1441 H lantaran masih menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ). Hal ini membuat masyarakat DKI Jakarta tak bisa Takbiran keliling seperti yang terus rutin dilaksanakan menjelang Idul Fitri. Selama PSBB, Gubernur DKI Anies Baswedan telah menerbitkan Pergub mengenai sanksi dan denda bagi pelanggar PSBBJakarta. Jika melanggar PSBB DKI Jakarta, termasuk nekat Takbiran keliling, maka harus siap-siap didenda. • Anies Baswedan Balas Sindiran 3 Menteri Jokowi Soal Bansos di ILC Sebut yang di Lapangan Tahu Persis • Anies Baswedan Beberkan Soal Data Corona yang Disemb...

Anies Ungkap Uniknya Masa Akhir Perpanjangan PSBB di Jakarta

Jakarta - DKI Jakarta memberlakukan perpanjangan ketiga penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan masa akhir PSBB ini unik karena terjadi pada periode masa mudik dan arus balik. "Sekarang kita berhadapan dengan situasi cukup unik di masa akhir perpanjangan PSBB ini bersamaan dengan musim mudik dan musim arus balik," kata Anies dalam siaran di YouTube BNPB, Senin (25/5/2020). Anies mengatakan Pemprov DKI mengantisipasi terjadinya gelombang baru penyebaran COVID-19. Dia mengatakan hanya orang yang punya kepentingan yang bisa bepergian. "Karena itulah, Pemprov DKI Jakarta buat ketentuan, semua orang yang bepergian harus mendapat izin. Dan orang yang bepergian adalah orang-orang bekerja di 11 sektor yang diizinkan, ada sektor kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan, logistik, konstruksi, perhote...

Jakarta Setara Ala Anies Baswedan

Jakarta Setara Ala Anies Baswedan Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bicara tentang prinsip 'Jakarta setara'. Komitmen Anies soal prinsip tersebut disampaikan ketika dia menjelaskan soal pembagian zona berdagang untuk PKL saat car free day ( CFD ). "Nah, saya ingin sampaikan apresiasi terima kasih kepada PKL yang mereka mau mengikuti apa yang kita atur. Prinsipnya selalu kita sampaikan, Jakarta itu setara, kesempatannya diberikan, tapi bukan tanpa diatur," kata Anies di kawasan Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2019). Anies pun meluruskan maksud dari penentuan zona larangan berdagang PKL. Dia menegaskan bahwa apa yang dilakukan ini bukanlah penertiban, melainkan penataan. Menurutnya, penataan merupakan Salah tujuan utama dari CFD. "Jadi yang kita lakukan sekarang ini bukan penertiban. Sesungguhnya yang dilakukan adalah penataan seperti tujuan utama diadakan car free day," u...

Yunarto Wijaya Sindir Pertemuan Anies Baswedan dengan Fadli Zon: Wah Hebat Juga Gubernur - Warta Kota

Yunarto Wijaya Sindiran Pertemuan Anies Baswedan dengan Fadli Zon: Wah Hebat Juga Gubernur WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Walau masih Tidak beradab dalam status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menerima kedatangan Gubernur DKI DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Fadli Zon Library pada Kamis (14/5/2020). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu memamerkan sejumlah koleksi yang dimiliki museum mini yang berlokasi di Jalan Danau Limboto C2/ 96, Pejompongan, DKI Jakarta Pusat. Kedatangan Anies baswedan pun dibanggakannya lewat status twitternya @fadlizon pada Kamis (14/5/2020) siang. Dalam postingannya, Fadli Zon mengajak Anies bagi melihat sejumlah koleksinya.    " Di sela2 kesibukannya, td kedatangan sahabat lama, Gub DKI ⁦@aniesbaswedan ke @FadliZonLibrary. Ini di Menuju masa depan lukisan Misbach Tamrin tentang Proklamasi di Jl Pegangsaan Timur No.56 Jakarta ," tulis Fadli Zon. ...

5 Kebijakan Anies Baswedan di Jakarta yang Tuai Polemik

5 Kebijakan Anies Baswedan di Jakarta yang Tuai Polemik Suara.com - Sudah hampir tiga tahun lamanya Anies Rasyid Baswedan memimpin DKI Jakarta. Sederet kebijakan dilahirkan oleh Anies demi mengubah potret ibu kota agar menjadi Berlebihan baik. Namun, dari sekian banyak kebijakan yang dibuat tersebut, beberapa diantaranya justru menyedot perhatian publik hingga melahirkan polemik baru. Berbagai masalah bermunculan hingga akhirnya sosok Anies menjadi sasaran cibiran publik. Dengan cepat kebijakan tersebut kembali diubah. Bahkan tak menunggu waktu lama, hanya dalam hitungan hari kebijakan tersebut diganti. Terbaru kebijakan pembatasan transportasi umum, seperti KRL, MRT dan LRT. Alih-alih membatasi aktivitas warga guna menekan penyebaran corona, Anies justru dituding memperburuk kondisi ibu kota dengan kebijakan tersebut. Berikut Suara.com merangkum sederet kebijakan Anies yang menuai polemik Rabu (18/3/2020). 1. Restriksi Transportasi Umum Anies b...

Di Balik Tuduhan Media Jadi Pendukung Anies Baswedan

Di Balik Tuduhan Media Jadi Pendukung Anies Baswedan Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamat Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dari ICT Institute Heru Sutadi mengatakan kasus pendiskreditan sejumlah media arus utama terkait kasus Anies Baswedan  dimulai oleh pasukan  buzzer  atau  influencer  politik. Menurut Heru, buzzer yang menyerang media arus utama ( mainstream ) tersebut merupakan strategi untuk menjegal Anies agar tahun depan tak bisa mencalonkan diri untuk Pilgub Jakarta 2022. Modus operasi para buzzer ini dilakukan dengan cara membentuk opini bahwa apa pun pendapat dan perbuatan Anies itu salah. "DKI Jakarta masih lama Pilkada nya, tapi tahun depan sudah pendaftaran Cagub-Cawagub dan ini dianggap saat yang pas untuk menggagalkan calon petahana Anies  untuk tidak bisa mencalonkan diri lagi dan bahkan menjegal Pilpres 2024," kata Heru saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (15/1). Beberap...

Habis Puji-Puji, Rektor Minta Masyarakat Bersyukur Punya Pemimpin Seperti Anies Baswedan

Habis Puji-Puji, Rektor Minta Masyarakat Bersyukur Punya Pemimpin Seperti Anies Baswedan WE Online, Jakarta - Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar menyebut apa yang dikerjakan para pendengung di media sosial terhadap kinerja baik Gubernur DKI DKI Jakarta Anies Baswedan tidak lah tepat. Sebab, ia menilai ketokohan Anies telah mahsyur sejak zaman kuliah. Sehingga Anies Baswedan tidak mengurangi cocok untuk dibanding-bandingkan. "Anies tidak usah dijelekkan atau dibandingkan Berhubungan dengan yang lain. Sebab sejak masih berstatus pelajar dan mahasiswa di UGM, (Anies) telah jadi pemimpin," ujarnya dalam akun Twitternya, sepertinya dikutip, Kamis (14/5/2020). Baca Juga: Ya Allah, Gegara Anak Buah Anies Tutup 190 Perusahaan, 16.594 Buruh Jadi... Baca Juga: Rupanya Ini Alasan Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Sri Mulyani Lanjutnya ia pun mengurai sederet prestasi Anies, mulai dari memperoleh beasiswa dari berbagai lembaga ...

Yunarto Wijaya Sindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Penanganan Covid-19 - Tribun Medan

Yunarto Wijaya Insinuasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Penanganan Covid-19 TRIBUN-MEDAN.COM -- Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya menyindir Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan dalam penanganan Covid-19. Menurut Yunarto Wijaya, dirinya sering melihat Anies Baswedan turun ke lapangan. Sebaliknya, menurut pria yang akrab disapa Toto itu, Anies Baswedan Hiperbola sering melakukan konverensi pers dan membuat pernyataan sensasional. Hal itu disampaikan Yunarto Wijaya melalui akun Twutternya @yunartowijaya Selasa (12/5/2020). Meski tak menyebut nama, namun Yunarto Wijaya cukup tidak jarang meminta Anies Baswedan turun ke lapangan di akun Twitternya itu. Selain itu, Yunarto Wijaya juga menyoroti pernyataan Anies Baswedan di media asing. Anies Baswedan curhat ke media asing lantaran frustrasi pada keputusan Menkes Terawan. Awalnya, Yunarto Wijaya menyindir Anies Baswedan yang kebanyakan sedang konferensi pers. "Konpers l...

Cek Fakta: Anies Baswedan Disebut Berikan Bansos PSBB kepada Kim Jong Un dan Donald Trump - Pikiran Rakyat Bekasi

Cek Fakta: Anies Baswedan Disebut Berikan Bansos PSBB kepada Kim Jong Un dan Donald Trump PIKIRAN RAKYAT - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menarik perhatian publik beberapa pekan belakangan terkait keadaan kesehatan dan keberadaannya yang masih belum jelas. Di tengah simpang siru kabar soal kesehatan Kim Jong Un, beredar kabar berupa tangkapan layar artikel yang mengklaim bahwa bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Provinsi Jakarta yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan tidak tepat sasaran. Anggota DPR dan PNS disebut mendapatkan Bansos tersebut. Bukan hanya itu, Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut mendapatkan bansos dari Anies Baswedan. Baca Juga: Contoh Puisi Tentang Keluarga Karya Joko Pinurbo Soal Khong Guan Ini Bisa Jadi inspirasi Berikut ini narasi lengkap keterangan dalam tangkapan layar itu. "Luar Binasa, Tidak Hanya Anggota DPR Serta PNS, Bansos Gak bener Anies Juga Nyasar Ke Kim Jong Un dan Donald Trump...

Anies Baswedan Curhat ke Media Asing, Yunarto Wijaya Sindir: Buruan Kerjain Janji, Bukannya Ngeluh - Tribunnews.com

Anies Baswedan Curhat ke Mediator Asing, Yunarto Wijaya Sindir: Buruan Kerjain Janji, Bukannya Ngeluh TRIBUNNEWS.COM -- Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penanganan Covid-19. Menurut Yunarto Wijaya, dirinya tidak kadang melihat Anies Baswedan turun ke lapangan. Sebaliknya, menurut pria yang akrab disapa Toto itu, Anies Baswedan Berlebihan sering melakukan konverensi pers dan membuat pernyataan sensasional. Hal itu disampaikan Yunarto Wijaya melalui akun Twutternya @yunartowijaya Selasa (12/5/2020). Meski tak menyebut nama, namun Yunarto Wijaya cukup kadang meminta Anies Baswedan turun ke lapangan di akun Twitternya itu. Selain itu, Yunarto Wijaya juga menyoroti pernyataan Anies Baswedan di media asing. Anies Baswedan curhat ke media asing lantaran frustrasi pada keputusan Menkes Terawan. Awalnya, Yunarto Wijaya menyindir Anies Baswedan yang kebanyakan melakukan konferensi pers. "Konp...

Saat Anies Baswedan Balas Perundungan dengan Kasih Sayang

Saat Anies Baswedan Balas Perundungan dengan Kasih Sayang Jakarta, law-justice.co - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin yang dengan cepat merespon dalam menangani wabah Covid-19. Meski begitu tidak sedikit juga yang masih melakukan perundungan terhadap Anies. "Semua cara Anies yang bertujuan bagi melindungi warga Jakarta itu memang dapat membuat orang-orang yang paham sistem pemerintahan, cemburu," demikian yang disampaikan pengamat kebijakan publik Amir Hamzah, Selasa (14/4). Menurut Amir, langkah yang dilakukan Anies dalam menangani wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) membuktikan mantan Mendikbud itu mampu mengaktualisasikan amanat konstitusi yang sarat nilai-nilai theosentrik. Sehingga ketika ada orang yang membullynya, Anies tetap memberinya pelayanan dengan baik. Dalam paradigma theosentrik, jelas Amir, menyelamatkan seorang manusia sama artinya dengan menyelamatkan kemanusiaan pada umumnya. D...

Ganjar Telepon Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Gara-Gara...

Ganjar Telepon Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Gara-Gara... Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dirinya banyak menerima laporan bahwa warga Jawa Tengah yang berada di perantauan belum mendapatkan bantuan sosial. Padahal, warga lain yang asli Jakarta maupun Jawa Barat sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah. "Permasalahannya cuma belum didata saja oleh pemerintah. Maka saya hubungi Gubernur Anies (Baswedan) dan Gubernur Ridwan Kamil terkait ini. Saya ingin membantu kalau memang proses pendataannya sudah komplet agar ini bisa cepat ditangani," ujar Ganjar di Semarang, Senin 13 April 2020. Ia menuturkan, warganya yang mengadu nasib di Jakarta dan kota besar lainnya seperti Depok, Tangerang, Bogor, dan Bekasi berjumlah sekitar tujuh juta orang. Sementara yang sudah terdaftar penerima bansos baru 1.033 orang saja. "Baru 1.033 warga Jateng di luar gubernur yang baru mendapat bansos dari pemerintah terkait," ungkapnya. Untuk langkah ya...

Siapakah Riza Patria, Wagub Baru Pendamping Anies Baswedan? | Republika Online

Siapakah Riza Patria, Wagub Baru Pendamping Anies Baswedan? Riza Patria sempat gagal di Pilgub DKI Jakarta. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria resmi terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan. Riza terpilih usai memperoleh suara terbanyak dalam Rapat Paripurna (Rapur) pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat gubernur menyisihkan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis yang hanya memperoleh 17 suara. "Dengan hasil ini maka Ahmad Riza Patria terpilih menjadi wakil kepala daerah DKI Jakarta untuk kemudian mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan," kata Ketua panitia pemilihan (panlih) Farazandi Fidinansyah di Jakarta, Senin (6/4). Sebenarnya, Riza tidak asing dengan berpolitikan di DKI Jakarta. Ia mengikuti pemilihan Gubernur DKI Jakarta berduet dengan Hendardji Soepandji pada 2012 ini. Sayangnya, pria kelahiran Banjarmasin, 17 Desember 1969 itu kalah saing dengan...

Yunarto Wijaya ke Anies Baswedan : Jangan Berhenti di Jualan Kesedihan Orang Lain Pak - Tribunnews.com

Yunarto Wijaya ke Anies Baswedan : Jangan Berhenti di Jualan Kesedihan Orang Lain Pak TRIBUNNEWS.COM - Direktur Charta Politika   Yunarto Wijaya   menagih janji Gubernur DKI Jakarta   Anies Baswedan   soal penyaluran bantuan sosial dan laboratorium   Covid-19. Yunarto Wijaya juga meminta agar   Anies Baswedan   tak melulu mencitrakan diri lewat kesedihan orang lain. Hal tersebut dikatakan saat   Anies Baswedan   menceritakan telah bertemu dengan   Syahrul Rahmadi. Syahrul merupakan suami dari   Nunik Dwi, perawat pertama yang gugur karena   Covid-19. Syahrul Rahmadi sebelumnya telah berbicara pada   Anies Baswedan   lewat telepon di acara   Mata Najwa. Dalam perbincangannya, Syahrul mengeuhkan hasil swab tes   Covid-19   yang tak kunjung keluar. Padahal ia telah menunggu selama 40 hari lamanya. Akibat belum adanya hasil tes swab tersebut, ia dan tetangganya tak boleh bekerja. •   Kesal Disebut Tak Punya Dana bagi Bansos, Anies Tegaskan DKI...

Berbeda dengan Aturan yang Dibuat Anies Baswedan, Kemenhub Perbolehkan Ojol Bawa Penumpang Saat PSBB - Tribunnewsmaker.com

Berbeda dengan Aturan yang Dibuat Anies Baswedan, Kemenhub Perbolehkan Ojol Bawa Penumpang Saat PSBB TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pemerintah Indonesia sampai saat ini masih selalu berjuang untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Salah satu hal yang dilakukan adalah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jakarta yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Indonesia telah memberlakukan PSBB sejak hari Jumat, 10 April 2020. Rencananya, PSBB ini akan dilakukan hingga hari Kamis, 23 April 2020 mendatang. Hal ini sesuai dengan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 380 Tahun 2020 tentang Pemberlakukan Pelaksanaan Restriksi Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19) di Provinsi DKI Jakarta. Dalam pasal 18 nomor 6 disebutkan, "Angkutan roda dua berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya buat pengangkutan barang". • Kisah Pasien Covid-19 di Sumsel Sembuh dari Corona Setelah Dikabari Anakny...

Menikah Selama 24 Tahun, Fery Farhati Ungkap Pernah Bikin Kesalahan: 'Mas Anies Gak Pernah Memaki' - Warta Kota

Menikah Selama 24 Tahun, Fery Farhati Ungkap Pernah Bikin Kesalahan: 'Mas Anies Gak Pernah Memaki' WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Hari ini Senin 11 Mei 2020, bertepatan Berhubungan dengan ulang tahun pernikahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Fery Farhati.  Mereka menikah pada 11 Mei 1996 di Jakarta.  Terpantau dari instagram @fery.ferhati, sepertinya wanita yang sudah dinikahi Anies Baswedan selama 24 tahun ini mengunggah Perkumpulan foto keluarga dan momen mereka berdua.  My Best Nine says it all...⁣ The milestones...⁣ Important moments...⁣ The most important person in my life...⁣ Let’s make more stories to cherish every moment...⁣ Happy Anniversary..  begitu tulis Fery Ferhati. Ucapan selamat pun banyak dikirimkan oleh para netizen.  Lalu bagaimana kisah Kisah cinta Anies Baswedan dan Fery Farhati? Berikut Wartakotalive.com rangkus kisah perjalanan pernikahan Anies dan istri Dalam sebuah kesempa...

Dikiritik Sri Mulyani hingga Mensos, Anies Baswedan Sebut Beda Bansos DKI dan Pusat: Kami Lebih Awal - Tribunnews.com

Dikiritik Sri Mulyani hingga Mensos, Anies Baswedan Sebut Beda Bansos DKI dan Pusat: Kami Lebih Awal TRIBUNNEWS.COM -  Gubernur DKI DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan klarifikasi soal kritikan tiga menteri soal penyaluar bantuan sosial (bansos).  Dilansir   TribunWow.com,   tiga yang melayangkan kritikannya itu yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pengenalan Juliari Batubara, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Terkait hal itu, Anies Baswedan mengaku tak tahu Pembetulan letak kesalahannya dalam menyalurkan bansos bagi warga terdampak Virus Corona di DKI. Bansos dari pemerintah provinsi pusat (Youtube/KompasTV) Ia lantas menyampaikan klarifikasinya dalam kanal YouTube   tvOneNews,   Sabtu (9/5/2020). "Saya juga tidak mengurangi tahu di mana yang dianggap salahnya, tapi saya ingin sampaikan saja bahwa dalam pembicaraan kita menyepakati bagi membatu 3,7 juta oran...

Gaya Komunikasi Anies, Emil, Ganjar, dan Khofifah Terkait Covid-19 Jadi Sorotan

Gaya Komunikasi Anies, Emil, Ganjar, dan Khofifah Terkait Covid-19 Jadi Sorotan JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah kurang terbukanya keterangan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada masyarakat terkait penanganan Corona, pemerintah daerah justru melakukan langkah progresif dalam memberikan informasi tersebut kepada masyarakat. Hal itu diungkapkan pendiri Drone Emprit Academy, Ismail Fahmi saat diskusi daring bertajuk "Hoaks, Opini Publik, dan Pandemik Corona", Jumat (17/4/2020). Ismail Fahmi mengaku menyoroti gaya komunikasi Tempat gubernur, yaitu Gubernur DKI DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. " Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ganjar, ketiganya membangun trust . Gaya (komunikasinya) membangun trust. Ibu Khofifah yang berbeda sendiri, tidak mengurangi membangun trust tetapi membangun harapan," kata Ismail. B...