Skip to main content

Cek Fakta: Anies Baswedan Disebut Berikan Bansos PSBB kepada Kim Jong Un dan Donald Trump - Pikiran Rakyat Bekasi


Cek Fakta: Anies Baswedan Disebut Berikan Bansos PSBB kepada Kim Jong Un dan Donald Trump

PIKIRAN RAKYAT - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menarik perhatian publik beberapa pekan belakangan terkait keadaan kesehatan dan keberadaannya yang masih belum jelas.

Di tengah simpang siru kabar soal kesehatan Kim Jong Un, beredar kabar berupa tangkapan layar artikel yang mengklaim bahwa bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Provinsi Jakarta yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan tidak tepat sasaran. Anggota DPR dan PNS disebut mendapatkan Bansos tersebut.

Bukan hanya itu, Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut mendapatkan bansos dari Anies Baswedan.

Baca Juga: Contoh Puisi Tentang Keluarga Karya Joko Pinurbo Soal Khong Guan Ini Bisa Jadi inspirasi

Berikut ini narasi lengkap keterangan dalam tangkapan layar itu.

"Luar Binasa, Tidak Hanya Anggota DPR Serta PNS, Bansos Gak bener Anies Juga Nyasar Ke Kim Jong Un dan Donald Trump."

HOAKS soal Kim Jong Un dan Donald Trump

Menurut laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui situs resminya sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-depok.com, Selasa 28 April 2020, informasi tersebut dipastikan hoaks.

Faktanya, tangkapan layar artikel yang tersebar di media sosial itu merupakan hasil suntingan.

§

Tangkapan layar itu menampilkan juga nama salah satu media berama JLBT Indonesia disertai logonya. Setelah ditelusuri, tidak ada media bernama JLBT Indonesia.

Baca Juga: Cek Fakta: Peraih Nobel Disebut Nyatakan Corona Sengaja Dibuat Tiongkok, Simak Faktanya

Sementara itu, Bansos yang seharusnya didistribusikan kepada penduduk yang rentan terdampak pandemi virus corona di DKI Jakarta memang tidak tepat sasaran.

Anggota DPRD Jakarta Johnny Simanjuntak dilaporkan menerima Bansos tersebut.

Dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari RRI, Anies Baswedan mengakui adanya kesalahan dalam pemberian Bansos sembako saat pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Anies baswedan berpandangan, kondisi seperti ini merupakan hal lumrah.

Pasalnya, data penerima Bansos bersifat dinamis, menyesuaikan pergerakan dan kondisi ekonomi masyarakat DKI Jakarta, khususnya saat ini.

Anies Baswedan menyatakan akan melakukan evaluasi berkala terhadap jajarannya untuk terus memperbarui data penerima Bansos. Hal itu dilakukan agar penyaluran bansos pada PSBB gelombang kedua tepat sasaran.

Akan tetapi, terkait Bansos yang telah diberikan kepada Kim Jong Un dan Donald Trump seperti adalah hoaks.***

Thanks for watching our article Cek Fakta: Anies Baswedan Disebut Berikan Bansos PSBB kepada Kim Jong Un dan Donald Trump - Pikiran Rakyat Bekasi. Please share it with kind.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://bekasi.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-12373285/cek-fakta-anies-baswedan-disebut-berikan-bansos-psbb-kepada-kim-jong-un-dan-donald-trump

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...