Skip to main content

Siapakah Riza Patria, Wagub Baru Pendamping Anies Baswedan? | Republika Online


Siapakah Riza Patria, Wagub Baru Pendamping Anies Baswedan?

Riza Patria sempat gagal di Pilgub DKI Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria resmi terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan. Riza terpilih usai memperoleh suara terbanyak dalam Rapat Paripurna (Rapur) pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat gubernur menyisihkan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis yang hanya memperoleh 17 suara.

"Dengan hasil ini maka Ahmad Riza Patria terpilih menjadi wakil kepala daerah DKI Jakarta untuk kemudian mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan," kata Ketua panitia pemilihan (panlih) Farazandi Fidinansyah di Jakarta, Senin (6/4).

Sebenarnya, Riza tidak asing dengan berpolitikan di DKI Jakarta. Ia mengikuti pemilihan Gubernur DKI Jakarta berduet dengan Hendardji Soepandji pada 2012 ini. Sayangnya, pria kelahiran Banjarmasin, 17 Desember 1969 itu kalah saing dengan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok dan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang saat itu masuk ke babak kedua.

Sebelum mentas di panggung politik, pria kelahiran Banjarmasin, 17 Desember 1969 ini telah menyelesaikan pendidikannya hingga jenjang S2 dengan gelar Master of Business Administration (MBA) di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2008. Sebelumnya, dia juga telah menyelesaikan pendidikan Teknik Sipil di Institut Sains dan Teknologi (ISTN), Jakarta pada tahun 1997 silam.

Dikutip dari laman resmi pribadinya, jauh sebelum meniti karier di dunia politik, Riza juga terlebih dulu berwirausaha sejak tahun 1997. Pada tahun 1998 hingga 2009 Riza menjabat sebagai Kepala Negara Direktur PT. Gala Ray Pratama, tahun 1998 sampai dengan 2003, ia menjabat sebagai sebagai Principal untuk Ray White Casablanca. Selanjutnya dari tahun 1997 hingga 2014 lalu, Riza sebagai Presiden Direktur PT Gala Ariatama.

Suami dari Ellisa Sumarlin ini juga Tidak aktif di beberapa badan dan lembaga, mulai Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta pada tahun 2003-2008. Pada 2007 sebagai Direktur dari The Fatwa Center, pada 2008 sebagai Direktur Candidate Center (2008), dan Ketua Umum Yayasan Darul Muttaqien pada tahun 2010.

Seperti dikutip dari situs pribadinya, Riza sudah gemar berorganisasi sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada tahun 1987 hingga 1988, Riza menjabat sebagai OSIS SMA Islam Al-Azhar. Bahkan dari 2017 sampai 2022 nanti, Riza sebagai Presidium Majelis Nasional Korps Alumni HMI (KAHMI).

Sejak 2006 Riza Tidak aktif menjadi anggota The United States-Indonesia Society (USINDO), Indonesian Council of World Affair (ICWA), dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Tahun 2014 Riza menjabat sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Presidium Nasional (DPN) Parade Nusantara, DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Pemuda Tani HKTI, dan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI).

Bersama Partai Gerindra, bapak tiga anak ini pernah menjadi Tim Pengawasan dan Monitoring Pembentukan DPD dan DPC Partai Gerindra pada tahun 2008. Tahun berikutnya, sebagai tim Pemenangan Pemilu Pilpres Megawati Prabowo. Tim Seleksi Caleg DPR RI Partai Gerindra tahun 2012, dan Tim Khusus Penyelesaian Iklan Perantara Cetak Partai Gerindra di Bawaslu dan Bareskrim tahun 2013. Tim Pemenangan Pilpres Prabowo-Hatta, tahun 2014, serta Sekretaris Badan Pengawas dan Disiplin Partai Gerindra pada 2016, dan masih banyak lagi.

Thanks for visiting our article Siapakah Riza Patria, Wagub Baru Pendamping Anies Baswedan? | Republika Online. Please share it with kind.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://republika.co.id/berita/q8fggi282/siapakah-riza-patria-wagub-baru-pendamping-anies-baswedan

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...