Skip to main content

Tempo.co


Tempo.co

Kamis, 23 Januari 2020 15:38 WIB
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Anies Baswedan Dinobatkan Sebagai Gubernur Terbaik Dunia?

Sebuah gambar dengan narasi bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbaik dunia beredar di media sosial. Narasi tersebut dilengkapi dengan foto Anies bersama sejumlah tokoh dari berbagai negara. Dalam foto itu, Anies berdiri di barisan paling depan.

Salah satu akun di Facebook yang membagikan narasi itu adalah akun Anna Safia, yakni pada Selasa, 21 Januari 2020. Berikut isi lengkap narasi tersebut:

"Congratulation Pak Anis Baswedan!!! Alhamdulillah satu lagi prestasi Pak Anis Baswedan yg buat kami bangga, TV nasional aja ga pernah meliput. Terima kasih Pak Anis, Anda mengharum nama Indonesia di mata dunia."

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Anna Safia yang memuat narasi keliru mengenai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Benarkah Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbaik dunia?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk menelusuri klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri pemberitaan di media massa dengan memasukkan kata kunci "Anies Baswedan gubernur terbaik dunia" di mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan berita bahwa Anies dinobatkan sebagai gubernur terbaik dunia.

Tempo pun menelusuri foto Anies Baswedan bersama sejumlah tokoh dari berbagai negara dalam unggahan akun Anna Safia. Berdasarkan penelusuran itu, foto dengan angle yang berbeda pernah dimuat oleh situs resmi World Cities Summit (WCS). Dalam keterangan fotonya, disebutkan bahwa foto tersebut diambil di sela-sela WCS Mayors Forum ke-10 di Medellin, Kolombia, pada 10-12 Juli 2019.

Dalam forum itu, sekitar 270 peserta, termasuk 54 wali kota dan pemimpin kota dari 53 kota, membahas inovasi terbaru dan praktik-praktik terbaik dalam tata kelola kota yang dapat membantu membangun kepercayaan masyarakat. Forum itu juga membahas bagaimana kota harus merencanakan perlindungan ekonomi dan lingkungan dalam menghadapi fluktuasi ekonomi yang sulit diprediksi serta perubahasan cuaca ekstrem.

Artikel mengenai gelaran World Cities Summit Mayors Forum ke-10 di Medellin, Kolombia, pada 10-12 Juli 2019.

Foto Anies Baswedan bersama sejumlah tokoh dari berbagai Kompatriot itu, dengan angle lainnya, juga pernah dimuat dalam sebuah berita di situs media Bontang Post pada 24 Juli 2019. Warta itu menyebut bahwa terdapat lima kota di Indonesia yang mendapatkan undangan untuk menghadiri WCS Mayors Forum 2019, yakni Surabaya, jakarta, Jambi, Semarang, dan Bontang.

Hadirnya Anies Baswedan beserta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) ke-10 di Medellin, Kolombia, pada 10-12 Juli 2019 juga pernah diberitakan oleh Tempo pada 9 Juli 2019. Anies memenuhi undangan dari Wali Kota Medellin, Federico Gutierrez.

Dalam keterangan tertulisnya, Anies mengatakan bahwa WCS Mayors Lembaga pada 2019 mengangkat topik kepercayaan atas kota dengan tema penting "Liveable and Sustainable Cities: Building a High Trust City". "Saat ini, kita tinggal pada era di mana kompetisi di JumAwang-awang kota dan daerah tumbuh Herbi pesat," katanya.

Menurut pernyataan tertulis itu, rangkaian kegiatan WCS Mayors Forum 2019 akan terdiri dari dua sesi diskusi utama. Anies menjadi pembicara pada sesi kedua dengan tema "Enhancing Economic and Environmental Security". Selain itu, Anies juga akan menjadi pembicara dalam C40 High-Level Event, yaitu Roundtable Discussion dengan tema "How to Make Low Carbon Mobility in Cities a Bigger Movement?".

Selain diisi dengan presentasi studi perkara kota dari seluruh dunia, WCS Mayors Forum juga akan dilengkapi dengan pameran yang mendukung pembangunan infrastruktur kota dan metode perencanaan kota terbaru dari berbagai organisasi internasional maupun pihak swasta.

Sementara itu, hadirnya Wali Kota Jambi Syarif Fasha dalam WCS Mayors Lembaga ke-10 di Medellin, Kolombia pada 10-12 Juli 2019 dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Jambi, Abu Bakar, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

"Pada 10-14 Juli 2019, Wali Kota Jambi akan turut hadir dalam high-level event. Dalam acara itu, akan dibahas best practice tentang penataan kawasan perkotaan dan kawasan kumuh yang diubah menjadi kawasan eco-wisata serta kawasan terpadu. Selain itu, Wali Kota Jambi juga direncanakan melakukan pertemuan bilateral dengan para wali kota dunia lainnya," kata Abu Bakar.

Melalui pesan singkat, Wali Kota Jambi Syarif Fasha pun mengatakan, "Di sini kami berdiskusi terkait bagaimana penataan kawasan-kawasan kumuh dan kawasan yang diubah menjadi kawasan eco-wisata maupun kawasan yang terpadu nantinya. Nah, Kota Jambi menyampaikan kondisi kawasan kumuh yang sudah disulap melalui program kampung bantar, bangkit berdaya, maupun program kota kumuh yang dibantu oleh pemerintah pusat."

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, narasi bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan dinobatkan sebagai kepala daerah terbaik dunia merupakan narasi yang keliru. Foto yang melengkapi narasi itu merupakan dokumentasi dari kegiatan World Cities Summit Mayors Lembaga ke-10 di Medellin, Kolombia, pada 10-12 Juli 2019. Dalam forum tersebut, tidak disebutkan adanya penobatan gubernur atau wali kota terbaik. Tidak ditemukan pula berita di media massa mengenai dinobatkannya Anies sebagai gubernur terbaik dunia.

ZAINAL ISHAQ

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan buat artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


Thanks for watching our article Tempo.co. Please share it with responsible.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://cekfakta.tempo.co/fakta/574/fakta-atau-hoaks-benarkah-anies-baswedan-dinobatkan-sebagai-gubernur-terbaik-dunia

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...