Skip to main content

Update Corona 17 Mei di Wilayah Anies Baswedan Bertambah 127 Orang, Totalnya Jadi. . .


Update Covid-19 17 Mei di Wilayah Anies Baswedan Bertambah 127 Orang, Totalnya Jadi. . .

WE Online, Jakarta -

Gugus Tugas Akselerasi Penanganan Covid-19 DKI Jakarta merilis perkembangan terkini terkait jumlah pengidap virus corona per 17 Mei 2020. Tercatat ada penambahan 127 perkara baru, jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya. Kini, total warga Ibu Kota mengidap Corona sebanyak 5.922 orang. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI jakarta, Widyastuti memaparkan, 1.295 orang di antaranya dinyatakan sudah sembuh, dan jumlah pasien meninggal sebanyak 478 orang.

Baca Juga: Virus Covid-19 Gak Kenal Lebaran, Anies Baswedan: Mudik Virtual Saja

“1.932 pasien masih menjalani perawatan di Kolong sakit, dan 2.217 orang melakukan self isolation (isolasi mandiri) di rumah,” kata Widyastuti dalam informasi tertulis, Minggu (17/5/2020).

Ia menjelaskan, pihaknya mencatat ada orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 10.203 orang dan 209 masih dipantau. Ad interim, masyarakat yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 7.555 orang dan 586 lainnya masih menjalani perawatan.

Ia menyebut, dalam menangani Covid-19,pihaknya juga membuka kesempatan buat masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi Corona dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB di bulan Ramadhan.

Masyarakat menmemperoleh memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Pemberian bantuan melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb.

“Sejak 24 April 2020 hingga 16 Mei 2020, Pokja KSBB sudah mengumpulkan komitmen untuk 243.672 paket sembako, 121.233 paket Karnivora siap saji, 14.737 paket lebaran, dan 852 paket THR buat warga-warga yang rentan secara ekonomi di tingkat RW. Berdasarkan kompilasi data komitmen yang masuk disesuaikan Herbi kebutuhan dari masing-masing RW, maka data keterpenuhan kebutuhan RW pada pekan ke-4 Ramadhan per 16 Mei, terdapat 60 RW yang sudah terpenuhi kebutuhannya dari total 84 RW menerima bantuan KSBB,” ujarnya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

loading...


Artikel ini telah ditulis oleh www.wartaekonomi.co.id dengan judul Update Corona 17 Mei di Wilayah Anies Baswedan Bertambah 127 Orang, Totalnya Jadi. . ..
Silahkan berbagi jika bermanfaat.

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...