Skip to main content

Umumkan Kebijakan PSBB, Hal Ini Justru Buat Anies Baswedan Dikritik Netizen - HiTekno.com


Umumkan Kebijakan PSBB, Hal Ini Justru Buat Anies Baswedan Dikritik Netizen

Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih)

Hitekno.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah menetapkan kebijakan terkait Pembatasan Sosialisasi Berskala Besar atau PSBB di ibukota. Namun, pengumuman terkait kebijakan ini justru membuat Anies Baswedan dikritik habis-habisan oleh netizen.

Diketahui pengumuman terkait kebijakan PSBB ini disampaikan oleh Pemprov DKI jakarta di gedung Balai Kota pada Selasa (7/4/2020) lalu dalam sebuah gelaran konferensi pers yang dihadiri jurnalis dan narasumber.

Kritikan pedas untuk Anies Baswedan lalu tiba dari netizen usai foto-foto gelaran konferensi pers ini diunggah akun @yusuf_dumdum pada Rabu (8/4/2020) lalu.

Nampak dalam gelaran konferensi pers tersebut para jurnalis berada dalam kerumunan untuk mendengarkan kebijakan baru yang dipaparkan Anies Baswedan terkait berlakunya PSBB.

''Maaf mau nanya, apa ini penampakan awal penerapan status PSBB?'' tulis cuitan di akun @yusuf_dumdum.

Anies Baswedan dikritik karena gelar konferensi pers kebijakan PSBB. (twitter/yusuf_dumdum)
Anies Baswedan dikritik karena gelar konferensi pers kebijakan PSBB. (twitter/yusuf_dumdum)

Aksi ini jelas saja dikecam netizen yang lalu memberikan kritikan pedas pada Gubernur DKI tersebut. Aliansi Jurnalis Independen bahkan mengecam aksi ini karena tidak sesuai Herbi imbauan gugus tugas terkait physical distancing yang digaungkan pemerintah.

''Waduh, gimana ini @aniesbaswedan, anda undang media segitu banyaknya tapi penempatan awak media malah bergerombolan gitu?'' tulis netizen.

''Dia Otodidak nggak patuh sama aturan, aturan yang dia buat sendiri'' balas netizen lainnya.

''Innalilahi, emang kebiasan banget doyan banget konferensi pers'' komentar akun lainnya.

Anies Baswedan dikritik karena gelar konferensi pers kebijakan PSBB. (twitter/yusuf_dumdum)
Anies Baswedan dikritik karena gelar konferensi pers kebijakan PSBB. (twitter/yusuf_dumdum)

''Mengumumkan kerumunan tidak boleh Hiperbola dari 5 orang dengan mengumpulkan puluhan orang. Pak @aniesbaswedan memang luar biasa. Mulut dan perbuatannya konsisten bertolak belakang'' ungkap netizen.

Beberapa netizen menyayangkan keputusan konferensi pers yang digelar pemerintah DKI Jakarta yang sebenarnya bisa diganti dengan melakukan video call dan metode lainnya.

Hingga artikel ini dibuat, cuitan @yusuf_dumdum mengenai kritikan netizen untuk Anies Baswedan yang gelar konferensi pers terkait kebijakan PSBB ini sudah mendapat ratusan balasan dari netizen usai viral.

Thanks for reading our article Umumkan Kebijakan PSBB, Hal Ini Justru Buat Anies Baswedan Dikritik Netizen - HiTekno.com. Please share it with pleasure.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://www.hitekno.com/internet/2020/04/09/164627/umumkan-kebijakan-psbb-hal-ini-justru-buat-anies-baswedan-dikritik-netizen

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...