Skip to main content

Anies Baswedan Akhirnya Bicara soal Revitalisasi Monas | merdeka.com


Anies Baswedan Akhirnya Bicara soal Revitalisasi Monas

Rabu, 5 Februari 2020 22:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Setelah sekian lama sulit ditemui dan dimintai komentar, Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan akhirnya bicara soal revitalisasi Monas. Dia bicara usai Pemprov DKI dan Kemensesneg mendapatkan titik temu terkait sengkarut revitalisasi kawasan Monas tersebut.

Anies menyatakan, bersama Komisi Pengarah sudah menyepakati sejumlah keputusan terkait revitalisasi kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Keputusan itu, kata Anies, setelah adanya paparan dari pihak pemenang sayembara revitalisasi Monas.

"Semua perencanaan ini merujuk kepada ketentuan-ketentuan yang ada. Jadi, setelah presentase semua, ada kesimpulan yang diambil," kata Anies di gedung Kementerian Sekretariat Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).

1 dari 3 halaman

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan, keputusan pertama yakni penataan kawasan Selatan Monas sudah sejalan dengan Keppres Nomor 25 tahun 1995 mengenai Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

Dia menjelaskan, berdasarkan Keppres tersebut kawasan Monas sisi selatan memang dirancang sebagai area terbuka.

"Di dalam Keppres 25 tahun 1995, ada gambaran umum lalu oleh perancang dibuat gambaran sesuai kondisi sekarang," ucapnya.

Kemudian yang kedua, kata dia, Komisi Pengarah menghargai upaya Pemprov DKI dalam melakukan penghijauan kawasan selatan Monas. Saat ini, kawasan sisi selatan difungsikan buat tempat parkir hingga Lenggang Jakarta.

Rencananya sisi tersebut akan dibangun sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Lalu keputusan ketiga yaitu sisi selatan itu memang dirancang buat menjadi arena terbuka dan akan dilakukan penambahan vegetasi dalam platter box.

"Yang sudah ada platter box-nya, nanti akan ditambah vegetasi tanaman pohon rindang," ujar dia.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya yakni pemerintah provinsi DKI Jakarta akan memberikan desain detail revitalisasi Monas kepada kpu Pengarah. Sehingga pihak Komisi Sutradara dapat mengambil keputusan terkait revitalisasi Monas.

"Besok kita kirimkan revisi desain sesuai dengan kesepakatan tadi. Gambaran dulu harus dibentuk dalam bentuk gambar kan," jelasnya.

Sebelumnya, wartawan kesulitan meminta konfirmasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Berjam jam dan berhari-hari menunggu, Anies tak kunjung dapat diwawancarai mengenai revitalisasi Monas yang berujung sengkarut dengan pemerintah pusat.

Akses untuk bertemu Anies sulit ditembus. Bahkan, sang gubernur tak terlihat batang hidungnya saat masuk dan keluar kantornya. Agenda kegiatan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun senyap. Pengawal hanya berujar singkat.

"Tak tahu," saat dikulik kepergian Anies.

3 dari 3 halaman

Demikian juga Humas Pemprov, acap kali mengaku tak tahu jadwal kegiatan orang nomor 1 di DKI tersebut.

Sengkarut pekerjaan revitalisasi Monas berbuntut penghentian sementara pekerjaannya. Proyek yang mulai dikerjakan awal 2020 itu menimbulkan masalah tatkala dicap sebagai proyek cacat administrasi dan prosedural.

Anies berhasil ditemui wartawan saat peresmian dua flyover hasil dana hibah DKI Jakarta di Kota Bekasi, Jumat (31/1). Sayang, media pulang dengan tangan hampa. Dia bungkam seribu bahasa.

"Enggak, enggak," jawab Anies sambil senyum dan angkat tangan, saat diberondong pertanyaan soal revitalisasi Monas.

Setidaknya ada dua isu yang tampaknya malas ditanggapi oleh Anies. Selain revitalisasi, juga soal pengangkatan terdakwa kasus penipuan sebagai Dirut Transjakarta, Donny Saragih. Anies menolak bicara.

Sambil meninggalkan lokasi acara, Anies malah pamit kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Dia tak menghiraukan pertanyaan wartawan. [rnd]

Baca juga:
Bertemu Komisi Pengarah Medan Merdeka, Anies Pastikan Revitalisasi Monas Lanjut
Rapat dengan Pemprov DKI, Setneg Tak Izinkan Area Monas Dipakai Gelaran Formula E
NasDem Minta Pemprov DKI Perbaiki Komunikasi dengan Pemerintah Pusat
Revitalisasi Monas Dihentikan, Pemprov DKI Flora 10 Pohon Besar
Kebun Bibit Jagakarsa Belum Terima Pohon dari Monas
Puluhan Pohon Besar Kembali Ditanam di Taman Monas

Thanks for reading our article Anies Baswedan Akhirnya Bicara soal Revitalisasi Monas | merdeka.com. Please share it with responsible.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://www.merdeka.com/jakarta/anies-baswedan-akhirnya-bicara-soal-revitalisasi-monas.html

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...