Skip to main content

Empat Kepala Dinas yang Mundur dari Jabatannya di Era Anies Baswedan | merdeka.com


Empat Kepala Dinas yang Mundur dari Jabatannya di Era Anies Baswedan

Kamis, 27 Februari 2020 09:17 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dua anak buah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali mengundurkan diri dari jabatannya. Salah satunya yakni Kepala Badan Penanggulangan Bala Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Subejo.

Saat ini, DKI Jakarta tengah difokuskan penanganan banjir pada Selasa (25/2/2020) yang melanda hingga 294 RW.

Anies menyebut mundurnya Presiden Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Subejo tidak akan berpengaruh dalam penanganan banjir.

"Enggak, enggak ngaruh," kata Anies di kawasan Ancol, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020).

Untuk mengisi kekosongan itu, Anies menyebut Sabdo Kurnianto ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Presiden BPBD DKI.

Mundurnya dua pejabat DKI itu bukanlah pertama kali di era kepemimpinan Anies. Berikut sejumlah nama kepala dinas DKI Jakarta yang memilih mengundurkan diri dari jabatannya era Gubernur Anies:

1 dari 4 halaman

Kepala BPBD DKI

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Subejo mengundurkan dari jabatannya. Surat pengunduran dirinya telah diterima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta.

"Suratnya sudah masuk sejak Senin (24/2/2020) kemarin, kata Presiden Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir saat dihubungi, Rabu (26/2/2020).

Dia menjelaskan Subejo mengundurkan diri untuk menjadi bagian dari Widyaiswara Ahli Utama. Chaidir menyebut dengan berpindah adanya kesempatan bagi Subejo untuk ke kementerian.

"Dia bisa menjabat sampai usia 65 tahun, sedangkan di kepala badan hanya 60 tahun. Sekarang umur dia itu 59 tahun," ucapnya.

Saat ini Subejo tengah cuti sebagai pegawai dan kekosongan itu digantikan oleh Sabdo Kurnianto sebagai Pelaksana harian (Plh) Kepala Aplikasi BPBD DKI Jakarta.

2 dari 4 halaman

Kepala Dinas Perumahan

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Kelik Indriyanto mundur dari jabatannya. Kelik memilih mundur dan akan bergabung sebagai anggota Tim Gubernur Untuk Akselerasi Pembangunan (TGUPP).

"Ingin gabung ke TGUPP, emang dia mau begitu," kata Kepala Badan Kepegawaian DPD (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, saat dihubungi, Rabu (26/2/2020).

Chaidir menjelaskan Kelik nantinya hanya akan mendapatkan tunjangan jabatan struktural saja. Sebab sebagai anggota TGUPP, Kelik cuma sebagai tenaga fungsional ahli.

"Dia enggak punya eselon, tapi tunjangannya setara eselon III," ucapnya.

Sementara itu, dia menyebut Kelik telah tidak menjabat sebagai kepala dinas sejak Senin (24/2/2020).

3 dari 4 halaman

Kepala Dinas Pariwisata

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Edy Junaidi dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Dispar Asiantoro.

"Tadi ya ngomong gitu (mundur) sama saya," katanya saat dihubungi, Jumat (1/11/2019).

Asiantoro mengaku belum mengetahui pasti alasan Edy Junaidi mundur dari jabatannya. "Enggak tahu alasannya,"ucapnya.

Asiantoro menyebut penjelasan tentang mundurnya Edy dapat dikonfirmasi pada Edy Junaidi langsung pada Senin mendatang. "Senin nanti saja,katanya.

Terkait siapa pengganti Edy, Asianto menyebut belum mengetahui penggantinya. "Belum tahu," tandasnya.

Saat ini Kepala Dinas Pariwisata diisi oleh Cucu Ahmad Kurnia . Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan DKI yakni Iwan Henry Wardhana.

4 dari 4 halaman

Kepala Bappeda

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Sri Mahendra Satria Wirawan mengundurkan diri dari jabatannya. Pengumuman mendadak itu diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kepala Bappeda Bapak Mahendra mundur per hari ini," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Anies menyatakan menerima pengunduran diri Mahendra. Anies menyebut Mahendra akan menjadi widyaiswara di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta.

"Pak Mahendra akan kembali jadi widyaiswara seperti posisi beliau sebelumnya. Pelaksana Tugas Kepala Bappeda dipegang oleh Ibu Suharti, Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Permukiman," ucap Anies.

Sementara itu, Mahendra menyebut alasan mundur dirinya karena melihat situasi penyusunan anggaran DKI saat ini.

"Seperti kita ketahui, situasi dan kondisi yang terjadi saat ini yang membutuhkan tentunya kinerja Bappeda yang lebih baik lagi, saya mengajukan permohonan buat mengundurkan diri," ujar Mahendra. [eko]

Baca juga:
Tak Hanya Kadis Perumahan, Presiden BPBD DKI Jakarta Subejo Juga Mengundurkan Diri
Kerja Sama dengan MRT dan KAI, pemerintah provinsi DKI Lakukan Penataan 4 Stasiun
Denyut Kehidupan Malam di Balai Kota Jakarta
Cerita dari Gudang Tua Balai Kota Jakarta
Sekda DKI: Pengerukan Sungai Dilakukan Secara Masif Akhir Tahun 2020
Sempat Dirusak saat Banjir, Pompa Air Bulak Cabe Cilincing Kembali Beroperasi
Kadis Perumahan DKI Mundur, Lebih Pilih Jadi Anggota TGUPP

Thanks for reading our article Empat Kepala Dinas yang Mundur dari Jabatannya di Era Anies Baswedan | merdeka.com. Please share it with responsible.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://www.merdeka.com/jakarta/empat-kepala-dinas-yang-mundur-dari-jabatannya-di-era-anies-baswedan.html

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...