Skip to main content

Bikin Syok, Anies Baswedan Buka Data Siswa SMA dan Mahasiswa Banyak Kena Covid-19, Padahal Terlihat Sehat! - Sosok


Bikin Syok, Anies Baswedan Buka Data Siswa SMA dan Mahasiswa Poly Kena Covid-19, Padahal Terlihat Sehat!

Sosok.ID - Kabar terbaru tentang tingkat persebaran virus corona di DKI jakarta diungkap oleh Gubernur, Anies Baswedan.

Yang membuat heran, Anies menyebut persebaran virus corona di DKI justru banyak diusia-usia produktif.

Anies mengungkap usia produktif yang banyak terpapar virus corona justru usia-usia siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mahasiswa.

Padahal pemuda-pemuda tersebut kelihatan sehat alias tak menunjukkan gejala terinfeksi covid-19 tutur Anies.

Baca Juga: Genap 5 Tahun Seorang Pria Benturkan Kepalanya ke Pohon Setiap Hari Hingga Gegerkan Negaranya, Alasannya Bikin Heran Netizen!

Namun menurutnya, dibalik apa yang kelihatan sehat tersebut, siswa SMA dan mahasiswa yang memiliki resiko tinggi tertular virus.

Sebab Anies mengungkap bahwa tingginya aktivitas pemuda di jakarta menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat penularan di usia tersebut.

Bahkan Gubernur DKI jakarta tersebut mengatakan, yang tertular covid-19 pun masih kelihatan sehat.

"Mereka pergaulannya luas, intensif, dan dari statistiknya memperlihatkan mereka yang paling banyak terpapar, dan sebagian dari mereka terpapar sehat walafiat," ujar Anies dalam video pertemuan pimpinan pembukaan sekolah yang diunggah di akun YouTube pemerintah provinsi DKI, Kamis (14/5/2020).

Baca Juga: Jatah Partikelir Hilang Karena Corona, Geng Yakuza Jepang Alih Profesi Jadi Penjual Masker

§

Lantaran tak menunjukkan gejala seperti halnya orang yang terpapar virus corona, Anies menyampaikan orang-orang di usia ini berpotensi sebagai perantara penularan virus (carrier).

Kondisi tersebut menurutnya memang berbeda Herbi pasien yang sedang dirawat di rumah sakit yang Elaborasi menunjukkan gejala.

"Kalau terpapar, sakit, kan Elaborasi dia tidak menularkan ke siapa-siapa, wong dia di Kolong sakit. Tapi terpapar dan sehat, that's a big problem. Itu rata-rata (usia) SMA dan masuk sekolah," kata dia.

Anies pun mengkhawatirkan tentang apa yang terjadi tersebut sebab sulitnya dideteksi oleh tim medis.

Baca Juga: Pernah Rasakan Pedihnya Diselingkuhi Berkali-kali oleh Krisdayanti, Anang Hermansyah Justru Kepergok Kirim Bungalow Mesra ke Wanita Lain, Ashanty : Kalau Dia Selingkuh Aku Pilih Cerai

Temuan itupun membuat Anies kini melakukan mempertimbangkan skema pembelajaran di sekolah pada tahun Pedagogi baru 2020/2021.

Sebab tingginya potensi penularan covid-19 di usia sekolah dan mahasiswa di Ibukota.

Sedangkan buat tingkat Sekolah Dasar (SD), Anies mengungkap tentang pembukaan sekolah pada tahun ajaran baru bisa mempertimbangkan zona persebaran covid-19.

Apakah sekolah tersebut Barbar di zona merah atau di zona hijau.

Baca Juga: Dikira Vampir, Wanita 51 Tahun Ini Sering Buat Orang Disorientasi Paham Gegara Wajahnya yang Menolak Tua, Kerap Dikira Kakak dari Putrinya karena Kelewat Awet Muda

§

Oleh sebab itu, Anies mangatakan bahwa buat jenjang SD akan dilaksanakan pembelajaran seperti Norma di lokasi-lokasi zona hijau.

Namun untuk jenjang SMA dan SMK atau sederajat, Anies akan sedang peninjauan ulang dan menlakukan pendekatan khusus.

"Jenjang yang Hiperbola tinggi seperti SMA misalnya, SMK, itu yang mungkin perlu ada pendekatan khusus," ucap Anies.

Melansir dari laman keterangan pemprov DKI Jakarta mengenai persebaran covid-19, corona.jakarta.go.id, pasien positif corona di jakarta dengan rentang usia 6-19 tahun berjumlah 259 orang dari total 5.617 pada hari Kamis (14/5/2020).

Baca Juga: 16 Kali Operasi Pengangkatan Silikon, Penampilan Mpok Atiek Berubah 180 Derajat

Sementara total orang dalam pemantauan (ODP) Herbi rentang usia tersebut berjumlah 452 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 199 orang.

Untuk orang Herbi rentang usia 20-29 tahun, ada 852 pasien positif Corona, 1.857 ODP, dan 808 PDP. (*)


Artikel ini telah ditulis oleh sosok.grid.id dengan judul Bikin Syok, Anies Baswedan Buka Data Siswa SMA dan Mahasiswa Banyak Kena Covid-19, Padahal Terlihat Sehat! - Sosok.
Silahkan share jika bermanfaat.

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...