Skip to main content

Anies Baswedan Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik di Dunia? Ini Faktanya


Anies Baswedan Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik di Dunia? Ini Faktanya

Anies Baswedan Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik di Dunia? Ini Faktanya
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial (Facebook).

Jakarta (Lampost.co) -- Tersiar kabar bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbaik di dunia. Kabar itu menyebar di media sosial, terutama Facebook.

Akun Facebook Almukor Robin membagikan kabar tersebut dengan mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan Anies sedang melakukan sesi foto bersama pejabat dunia lainnya. Pada foto, terdapat narasi bertuliskan:

"DR. Anies Rasyid Baswedan dinobatkan mnjadi Gubernur terbaik dunia. DPR Indonesia patut bangga masih ada figur pemimpin terbaik di Indonesia".

Pula, pemilik akun nenambahkan informasi foto bertuliskan: "Dikelilingi oleh para pemimpin terbaik dunia, pak Anis biasa2 aja mendapatkan prestasi demi prestasi, diam namun berkarya, klo yg lain itu banyak bacot aja, kerja nol besar.....".

Penelusuran:

Tim Cek Fakta Medcom.id menelusuri sumber asli daripada foto yang dibagikan akun Almukor Robin. Melalui teknik reverse image, ditemukan foto identik di dua situs.

Hasilnya, pada Sabtu 13 Juli 2019, SINDOnews.com menurunkan foto yang sama melalui artikel berjudul "Hebat..! Masuk 74 Pemimpin Kota Terpilih, Wali Kota Fasha Hadiri World Cities Summit 2019". Artikel ini menjelaskan bahwa Wali Kota Jambi Syarif Fasha termasuk dalam 74 pemimpin kota terpilih yang diundang dalam pertemuanWorld Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2019 yang berlangsung di Medellin, Kolombia, dari tanggal 10 hingga 14 Juli 2019.

Kabag Humas Kota Jambi, Abu Bakar mengatakan, Wali Kota Jambi Syarif Fasha selain akan mengikuti diskusi tentang permasalahan penataan kawasan perkotaan, climate change dan isu global lainnya juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan para pemimpin kota dunia lainnya.

"Wali Kota Jambi akan turut hadir dalam high-level event, dalam acara itu akan dibahas best practice tentang penataan kawasan-kawasan perkotaan, kawasan kumuh yang diubah menjadi kawasan ekowisata dan kawasan terpadu. Selain itu, Wali Kota Jambi juga direncanakan akan melakukan pertemuan bilateral dengan para Wali Kota dunia lainnya," terang Abu Bakar.

Masih dikutip dari bontangpost.id, ada lima pemimpin kota di Indonesia yang diundang dalam forum tersebut. Yakni Surabaya, Jakarta, Jambi, Semarang, dan Bontang. Tak hanya Anies yang mewakili Indonesia.

World Cities Summit adalah rangkaian konferensi internasional mengenai pemerintahan publik yang efektif dan pengembangan kota yang berkelanjutan. Rendezvous ini menyatukan praktisi dan pembuat kebijakan serta para ahli terkemuka di bidangnya agar dapat mengidentifikasi solusi inovatif untuk tantangan terberat yang dihadapi kota.

Peserta di WCSMF terdiri dari 74 wali kota dan gubernur terpilih, yang akan berbagi pandangan dan pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan perkotaan dan membawa perbaikan dalam keadaan kehidupan perkotaan. Pada forum itu, tidak ada prosesi penobatan kepala daerah terbaik di dunia.

Sementara itu, seperti yang diwartakan CNBCIndonesia.commelalui Partikelir berjudul "Jadi Kota Terbaik di Dunia, Anies: Alhamdulillah!", Anies sempat membuat unggahan melalui akun resmi Facebook miliknya, bahwa Jakarta diakui sebagai satu dari tiga kota terbaik dunia pada Kamis 27 Juni 2019. Apresiasi ini diberikan untuk perbaikan sistem transportasi dan mobilitas kota.

Anies membeberkan, predikat ini diperoleh pada ajang Sustainable Transport Award yang tahun ini diselenggarakan di Forteleza, Brazil. Ini membuktikan Jakarta diakui sehingga mendapatkan pengakuan dari lembaga kredibel tingkat dunia, bukan lewat banyak-banyakan voting di media sosial.

Dalam ajang itu, Jakarta masuk ke PreKata depan tiga besar bersama Pune (India), dan Kigali (Rwanda), setelah sebelumnya masuk posisi 15 besar dari 200 kota besar dunia.

Kata Anies, Jakarta berhasil mengalahkan kota-kota dunia seperti Kingston (Kanada), Richmond (Amerika Serikat), Bogota (Kolombia), dan banyak lainnya. Sustainable Transport Award (STA) adalah ajang penghargaan tahunan yang menilai perbaikan mobilitas kota dan inovasi sistem transportasi.

"Jakarta sukses meraih posisi tiga Serebrum dalam Sustainable Transport Award atas konsep dan eksekusi integrasi antarmoda transportasi publik, peningkatan akses pejalan kaki menuju stasiun dan halte, serta keberhasilan meningkatkan jumlah penumpang TransJakarta sebanyak dua kali lipat dalam waktu dua tahun," ujar Anies.

Kesimpulan:

Klaim pada foto bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbaik di dunia adalah salah. Faktanya, Anies menajadi mapersoalan satu dari lima pemimpin kota di Indonesia yang diundang buat memaparkan konsep pembangunan kota berkelanjutan pada forum World Cities Summit 2019di Kolombia.

Informasi tersebut masuk dalam kategori hoaks jenis false context (konteks keliru).

False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada satu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Referensi:

https://daerah.sindonews.com/read/1420046/174/hebat-masuk-74-pemimpin-kota-terpilih-wali-kota-fasha-hadiri-world-cities-summit-2019-1563026711

https://bontangpost.id/63653-dipilih-karena-berkualitas-satu-satunya-dari-indonesia-timur/

https://twitter.com/search?q=%23WCSMF&lang=ko

Sumber:

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=222783622087821&set=gm.3036812886349005&type=3&theater&ifg=1

Abdul Gafur

Thanks for reading our article Anies Baswedan Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik di Dunia? Ini Faktanya. Please share it with responsible.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://www.lampost.co/berita-anies-baswedan-dinobatkan-sebagai-gubernur-terbaik-di-dunia-ini-faktanya.html

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...