Skip to main content

Wakil Ketua DPRD Apresiasi Anies Baswedan yang Meringankan Warga Selama PSBB Jakarta - Warta Kota


Wakil Ketua DPRD Apresiasi Anies Baswedan yang Meringankan Warga Selama PSBB Jakarta

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menilai bantuan yang diserahkan sangat meringankan beban pengeluaran masyarakat ketika menjalani PSBB dengan beraktivitas di rumah.

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pimpinan DPRD DKI Jakarta mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal bantuan sosial (bansos) yang diberikan buat warganya saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menilai bantuan yang diserahkan sangat meringankan beban pengeluaran masyarakat ketika menjalani PSBB dengan beraktivitas di rumah.

“Bayarannya setimpal untuk warga yang dilarang beraktivitas. Hal ini memperlihatkan pak Anies sosok yang sangat peduli terhadap warga Jakarta,” kata anggota dari Fraksi PAN Zita Anjani berdasarkan keterangan tertulisnya yang diterima Wartakotalive.com, Sabtu (11/4/2020).

Menurutnya, pemberian bansos setiap pekan kepada warga Jakarta dinilai sangat tepat.

• Catat! Bansos PSBB Diantarkan Langsung ke Rumah, Jika Sampai Pukul 18.00 Belum Terima, Lapor di Sini

Dengan syarat, target pendistribusian sebesar 1,2 juta KK pada tahap awal harus tercapai.

“Jangan sampai telat, kalau telat di tahap pertama, Tentatif tahap kedua juga ikutan molor, kasihan warga miskin dan rentan Covid-19 yang belum mendapatkan bantuan, mereka pasti terlambat mendapatkan haknya, ini bahaya sekali,” ujarnya.

Zita juga meminta Anies untuk memperhitungkan dengan matang jenis bansos yang diserahkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat selama PSBB.

• Bansos PSBB Jakarta Mulai Disalurkan, Cek Jadwal Kapan Giliran Kelurahanmu di Sini

Jangan sampai pemerintah memberi bantuan yang tidak cukup untuk kebutuhan warga selama PSBB.

Selain itu, orang yang mengantar barang ke rumah-rumah warga harus di pastikan steril dari Covid-19, jangan sampai kedatangan mereka membawa wabah ke Kolong warga.

§

“Kalau ini terjadi (petugas menularkan) bisa jadi kontra produktif dengan Disorientasi pemerintah dalam memotong rantai penyebaran virus,” jelasnya.

Untuk memastikan bansos yang diserahkan tepat sasaran, Zita tak segan memantau proses pembagiannya secara langsung.

Dia khawatir bantuan justru tidak sampai ke Ironi yang berhak menerimanya.

“Kemarin banyak pesan yang masuk ke saya, mempertanyakan kebenaran dari bantuan sosial ini, bahkan tidak sedikit pihak RT sebagai penanggung jawab di lingkungannya belum tahu terkait informasinya,” katanya.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah menyampaikan, paket disiapkan oleh Perumda Pasar Jaya dengan pengemasan yang pertemuan untuk menjaga agar barang tapi higienis.

Dalam proses pendistribusian, pihaknya bekerja sama dengan TNI dan Polri, serta tetap menerapkan prinsip physical distancing atau jaga jarak.

“Masyarakat tidak perlu berkumpul buat mendapatkan bansos, kami yang akan datang door to door agar tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi menyebabkan penularan COVID-19 lebih luas lagi,” katanya.

Adapun isi paket bantuan sosial yang diserahkan di antaranya bahan pangan pokok

1 karung beras 5 kg 

sarden 2 kaleng kecil,

§

minyak minyak goreng 0,9 lt 1 pouch,

biskuit 2 bungkus

masker kain 2 pcs,

sabun mandi 2 batang, dan

surat dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta (surat terdapat pada 20.000 paket pertama untuk Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara).

Pemprov DKI jakarta memberlakukan PSBB demi memotong penyebaran virus corona di masyarakat.

Aturan ini dimulai sejak Jumat (10/4/2020) pukul 00.00 sampai Kamis (23/4/2020) mendatang, dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.

Masyarakat diimbau untuk tapi berada di rumah dan menerapkan pola physical distancing atau pola jaga jarak antar pribadi. 

Anies Baswedan Siapkan Dana Donasi Sosial Rp 4,5 Triliun buat Warga Tak Mampu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan telah menyiapkan dana untuk warga kategori miskin terkait dampak penyebaran virus corona atau Covid-19.

§

Penerima bantuan untuk warga kategori miskin dan rentan itu in telah disepakati Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian Sosial.

Pernyataan Anies Baswedan itu dikatakannya saat rapat kerja Herbi Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin melalui siaran teleconference,  Kamis (2/4/2020) siang.

“Nilai tepatnya atau targetnya ada 2,6 juta orang. Bantuan sosialnya Rp 880.000 diberikan selama dua bulan selama April-Mei, sehingga Evaluasi totalnya Rp 4,576 triliun,” kata Anies Baswedan seperti dikutip dari akun YouTube Wakil Presiden RI.

Meski telah disepakati kedua belah pihak, namun masih mempertimbangkan sosok penerima bantuan tersebut.

 Sembuh, 2 Pasien Positif Virus Corona dan 4 ODP di Kota Tangsel, Ini Penjelasannya

 Warga DKI jakarta Bakal Terima Uang Rp 1 Juta per KK, Kompensasi Endemi Virus Corona

Anies Baswedan berjanji akan segera mengumumkan tentang warga penerima bantuan itu.

“Secara jumlah sudah terselesaikan, ini juga sudah dibahas dengan Menko Kemaritiman dan Investasi (Luhut Binsar Pandjaitan) tapi yang belum selesai adalah data tentang siapanya (penerima),” ujar Anies Baswedan.

Menurut Anies, bantuan yang diserahkan kepada masayrakat menambah hanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI .

Tetapi banyak kelompok masyarakat lain yang turut memberikan bantuan kepada masyarakat melalui DKI Jakarta.

“Kami di DKI sudah mengalokasikan, pada saat ini sampai Mei sebesar Rp 3,032 triliun. Jadi per hari ini ada Rp 1,302 triliun, lalu ditambah Rp 2 triliun sehingga ada Rp 3 triliun yang kami alokasikan untuk Covid-19,” katanya.

 EJEK Tokoh Agama di Tengah Wabah Corona, Pria Pademangan Ini Diringkus Polisi

 PIMPINAN DPRD DKI Heran kpu Wagub Digelar di Tengah Darurat Corona: Harusnya Memberi Contoh

Dana bagi hasil

Anies Baswedan juga menyinggung soal piutang dana bagi hasil (DBH) pemerintah pusat kepada DKI jakarta sebesar Rp 5,1 triliun pada 2019.

DBH dari Kementerian Keuangan tersebut, kata Anies Baswedan,  sangat membantu DKI Jakarta dalam melayani warganya.

Oleh karena itu, dia meminta kepastian pemberian DBH tersebut kepada DKI.

"Ketika ratas (rapat terbatas) dengan bapak Presiden kemarin, kami sampaikan bahwa ada dana bagi hasil yang sesungguhnya perlu dieksekusi. Ini adalah tagihan tahun lalu kepada Jakarta,” katanya.

Menurut Anies Baswedan, semula nilainya Rp 6,4 triliun, kemudian ada beberapa penyesuaian sehingga berubah menjadi Rp 5,1 triliun pada tahun 2019.

"Kemudian ada dana bagi hasil tahun ini di kuartal kedua sebesar Rp 2,4 triliun. Kami berharap itu bisa segera dicairkan,” kata Anies Baswedan.

Thanks for visiting our article Wakil Ketua DPRD Apresiasi Anies Baswedan yang Meringankan Warga Selama PSBB Jakarta - Warta Kota. Please share it with pleasure.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://wartakota.tribunnews.com/2020/04/11/wakil-ketua-dprd-apresiasi-anies-baswedan-yang-meringankan-warga-selama-psbb-jakarta

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...