Skip to main content

Serius Buktikan Ancamannya, Anies Baswedan Tutup Puluhan Perusahaan dan Beri Peringatan Bagi yang Nekat Ngantor Selama PSBB: Kami Terus Menindak Tegas! - Semua Halaman - Grid Hot


Serius Buktikan Ancamannya, Anies Baswedan Tutup Puluhan Perusahaan dan Beri Peringatan Bagi yang Nekat Ngantor Selama PSBB: Kami Terus Menindak Tegas! - Semua Halaman

Gridhot.ID - Seperti yang kita tahu, Provinsi DKI DKI Jakarta merupakan daerah yang paling banyak memiliki kasus positif virus corona di Indonesia.

Tercatat per Minggu (19/4/2020) sore, ada 3.032 masalah virus corona.

Melihat hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI DKI Jakarta pun melakukan sejumlah kebijakan.

Baca Juga: Menegangkan! Aksi Kejar-kejaran Tim Rajawali Buru Begal di Bekasi, Pelaku Tetap Tancap Gas Meski Tertembak Peluru Petugas

Salah satunya, DKI Jakarta telah memberlakukan PSBB atau Restriksi Sosial Berskala Besar pada Senin (13/4/2020) lalu.

Dan akan berlaku hingga 14 hari kemudian serta kemungkinan diperpanjang.

Hanya saja, faktanya berbanding terbalik dengan kondisi seharusnya.

Baca Juga: Demi Luluhkan Hati Sarita Abdul Mukti, Faisal Harris Sampai Sebut Jennifer Dunn Sebagai Wanita Murahan, Kok Bisa?

Pada hari pertama PSBB justru cukup ramai baik di luar atau di dalam provinsi.

Antrean panjang pun tampak mengular di Stasiun Bogor, Cilebut, Bojonggede, Citayam dan Depok.

Bahkan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) harus menurunkan lima kereta cadangan di pagi dan sore hari untuk mengantisipasi kerumunan yang terjadi.

Hal ini pun sempat membuat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merasa geram sampai melemparkan ancaman.

Anies Baswedan mengancam akan mengevaluasi izin usaha dari perusahaan-perusahaan yang belum menerapkan sistem bekerja dari rumah selama penerapan PSBB.

Baca Juga: 2 Bulan Kepergian Ashraf Sinclair, Ibu Mertua Bunga Citra Lestari Ungkap Harapannya pada Menantu dan Cucunya, Dida Sinclair: Teruskan Cinta Almarhum

"Kami akan melakukan tindakan tegas bisa berbentuk evaluasi atas izin usahanya," kata Anies dalam siaran langsung yang ditayangkan akun Youtube Pemprov DKI DKI Jakarta pada Senin (13/4/2020) malam.

Melansir dari Kompas.com, Anies benar-benar membuktikan omongannya dan menutup 25 perusahaan yang dianggap melanggar PSBB.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah menyampaikan, 25 perusahaan tersebut ditutup setelah dinasnya melakukan sidak.

Baca Juga: Rasa Sayangnya Begitu Besar, Thalia Menangis Histeris Saat Ditinggal Pergi Jauh oleh Betrand Peto, Ruben Onsu Tenangkan Putri Sulungnya: Kalau Kangen Kita Temui Kakak...

"Ada yang ditutup sementara, ada yang diberikan peringatan," ujar Andri saat dihubungi padaMinggu (19/4/2020).

Rincian 25 perusahaan tersebut meliputi empat wilayah kota, yakni 8 perusahaan di Jakarta Pusat, 11 perusahaan di Jakarta Barat, 4 perusahaan di Jakarta Utara, dan 2 perusahaan di Jakarta Selatan.

Tak cuma itu, sebanyak 190 perusahaan mendapatkan peringatan keras terkait PSBB ini.

Perusahaan tersebut termasuk jenis usaha yang dibolehkan beroperasi selama PSBB atau perusahaan yang sudah mendapatkan izin dan Kementrian Perindustrian untuk tetap beroperasi meskipun harusnya tidak.

Baca Juga: Luna Maya Tak Masuk Perhitungan, Ternyata Ini Alasan Reino Barack Cepat-cepat Menjadikan Syahrini Sebagai Istri, Denny Darko: Murni Cinta, Murni Ingin Bersatu, Tak Ada Hal yang Negatif

"Yang dikecualikan (boleh beroperasi) atau dapat izin dari Kementerian Perindustrian, sifatnya hanya pembinaan atau diberi peringatan," kata Andri.

Pemprov DKI mewajibkan segala aktivitas perkantoran dihentikan selama PSBB diterapkan, kecuali 11 sektor yang tetap boleh beroperasi.

Sektor yang dibolehkan beroperasi, yakni kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional dan obyek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari.(*)

Artikel ini telah tayang di nakita.grid.id dengan judul "Benar-benar Buktikan Ancamannya, Pemprov DKI Jakarta Tutup Setidaknya 25 Perusahaan dan Beri Peringatan Ratusan Lainnya di Masa PSBB"

Video Pilihan

PROMOTED CONTENT

Thanks for watching our article Serius Buktikan Ancamannya, Anies Baswedan Tutup Puluhan Perusahaan dan Beri Peringatan Bagi yang Nekat Ngantor Selama PSBB: Kami Terus Menindak Tegas! - Semua Halaman - Grid Hot. Please share it with responsible.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://hot.grid.id/read/182113580/serius-buktikan-ancamannya-anies-baswedan-tutup-puluhan-perusahaan-dan-beri-peringatan-bagi-yang-nekat-ngantor-selama-psbb-kami-terus-menindak-tegas?page=all

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...