Skip to main content

Istana-Balai Kota Gak Akur, Dengar Jawaban Anies, Merinding....


Istana-Balai Kota Gak Akur, Dengar Jawaban Anies, Merinding....

WE Online, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan jawaban terkait isu hubungan yang tidak akur antara Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat di tengah penanganan virus corona atau Covid-19.

Menurut Anies, kewenangan JumAwang-awang Pemprov DKI dan Istana kini sudah berjalan sesuai dengan koridor masing-masing.

"Saya rasa secara kewenangan dan lain-lain itu sudah jelas. Peraturan perundangannya juga sudah jelas," katanya dalam seminar online berjudul Relasi Pemerintah Pusat dan Dewan Perwakilan Daerah dalam Mengatasi Covid-19 lewat kanal YouTube Pusat Penelitian Politik LIPI, Jakarta, seperti dikutip di DKI Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Baca Juga: Ahli Tata Kota Dukung Anies: PSBB Jabodetabek Harus Kompak!

Baca Juga: Yos! Anies Membara: Insyaallah Jakarta yang Pertamanan Menang Lawan Corona!

Karena itu, ia menyebut relasi pemerintahan yang ia pimpin dengan pemerintah provinsi pusat bukan soal utama dalam menghadapi pandemi meski seringkali ada anggapan ketidakselarasan antar-keduanya.

"Nampaknya kalau kita membahas soal ini, barangkali tantangan utama kita bukan pada masalah kewenangan tentang pusat dan daerah," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan Presiden Joko Widodo telah membentuk gugus tugas dalam menghadapi pencegahan penyebaran virus corona. "Kita juga berada di bawah koordinasi dengan Gugus Tugas. Jadi secara struktur, tugas, wewenang, saya rasa sudah sesuai dengan peraturan yang ada," jelasnya.

loading...

§

Ia menegaskan hubungan Balai Kota dan pusat masih guyub hingga saat ini. Ia menampik adanya kompetisi meraih simpati publik demi politik elektoral.

"Jadi kalau boleh saya berpandangan di sini, isunya bukan soal struktur, isunya bukan soal kewenangan, isunya bukan soal pembagian kekuasaan. Isunya adalah soal cara pandang terhadap masalah," jelas Anies.

Diketahui, seperti surat permohonan karantina wilayah Gubernur Anies Baswedan demi mencegah penularan Covid-19 mentah di hadapan Istana. Bahkan, saat permintaan pemberhentian oprasional keretal rel listrik KRL selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditolak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

loading...

Thanks for watching our article Istana-Balai Kota Gak Akur, Dengar Jawaban Anies, Merinding..... Please share it with pleasure.
Sincery Berita Anies Baswedan
SRC: https://www.wartaekonomi.co.id/read282643/istana-balai-kota-gak-akur-dengar-jawaban-anies-merinding

powered by Blogger News Poster

Comments

Popular posts from this blog

Pakar: Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu

Meski Anies Baswedan Banding UMP DKI Jakarta, Belum Tentu Banyak Membantu Suara.com - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Kajian Politik Nasional Adib Miftahul memperkirakan, sulit bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendapatkan hasil positif dari banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Sebelumnya, dalam sidang sebelumnya dimenangkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Hal ini menurut Adib tidak lepas dari aturan perhitungan UMP wilayah tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan. "Kebijakan pengupahan itu adalah sudah ada formulanya. Siapa yang punya formula? Kemenaker melalui Pemerintah Pusat kan gitu kira-kira. Makanya sudah bisa diprediksi, ini pasti susah," kata Adib dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis (21/7/22). Menurut Adib, meski kalangan buruh mendesak Anies Baswedan untuk melakukan banding ke PTUN terkait UMP, kemungkinan hasilnya tidak jauh berbeda. Baca Jug...

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan - Metro Tempo.co

Anies Baswedan Soal Citayam Fashion Week: Selama Belum Ada Surat Maka Tak Ada Larangan TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari "Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok" (SCBD). "Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak menjawab pertanyaan awak judge soal pertimbangan yang membahayakan karena diadakan di penyeberangan jalan. Adapun aksi remaja unjuk busana itu diadakan di penyeberangan jalan tepatnya di Jalan Tanjung Karang atau di jalur menuju Stasiun BNI City dan Terowongan Kendal di Dukuh Atas. Untuk itu, lanjut dia, kebijakan tidak diatur melalui komentar di consider, namun ditetapkan melalui keputusan. "Jadi tidak bisa, negara itu tidak mengatur lewa...

CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 | merdeka.com

  CEK FAKTA: Disinformasi Foto Anies Baswedan Main Bola Dikaitkan Pandemi Covid-19 Merdeka.com - Beredar foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang bermain bola bersama anak-anaknya di media sosial Facebook . Akun Facebook Mustafa Sarumbu mengunggah foto Anies dan anaknya sedang bermain bola pada 21 April 2020. Dalam keterangan foto tersebut, ditulis jika Anies sibuk bermain bola disaat pemerintah sedang melawan virus corona Covid-19. Berikut narasinya; Di tengah pemerintah sibuk melawan Corona Anies sibuk main bola dgn anaknya emang Anis nggak punya hati.. ©2020 Merdeka.com/ istimewa Penelusuran Hasil penelusuran Cek Fakta Merdeka.com, menemukan artikel medcom.id berjudul "[Cek Fakta] Gara-gara Foto Ini Anies Disebut tak Punya Hati? Simak Faktanya". Klaim bahwa Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tidak memiliki hati karena sibuk bermain sepak bola bersama anaknya seperti foto di atas, adalah salah. Faktanya foto tersebut diabadikan...